Pilkada Jabar Ditunda Selama Tiga Bulan

Pilkada Jabar Ditunda Selama Tiga Bulan

INILAH, Bandung - Pemerintah pusat terpaksa menunda pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Jawa Barat menyusul Pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja Sama Provinsi Jabar Dani Ramdan, Rabu (29/4/2020).

Dani Ramdan mengatakan pemerintah pusat telah menetapkan penundaan pemilihan bupati/wali kota tahun 2020 selama 3 bulan.

"Rencana kan September, jadi ditunda jadi Desember 2020. Ini memperhatikan perkembangan lebih lanjut," ujar Dani.

Dani menyampaikan, kegiatan Pilkada di Jabar harusnya hingga April ini ada empat kegiatan. Di antaranya, pelaksanaan pelantikan PPS, Verifikasi syarat perseorangan, dan coklit.

"Di Jabar, ada lima kabupaten/kota yang sudah melakukan pelantikan PPS. Karena sebelum wabah ini merebak. Sisanya, 4 daerah belum," katanya.

Untuk verifikasi terhadap calon perseorangan, kata dia, verifikasi administratif masih bisa dilakukan. Tapi, untuk fisik yang berupa verifikasi faktual ditunda.

Terkait pendanaan, kata dia, ada surat Mendagri untuk kabupaten/kota yang sudah menyalurkan maka bisa dibelanjakan atau digunakan. Namun, yang belum dicairkan tetap ada di rekening KPU.

"Anggaran yang sudah dicairkan, tetap dijalankan dan dipertanggungjawabkan. Kalau ada sisa penggunaannya ditunda. Jadi praktis kegiatan ditunda dan pemilihan pun targetnya dimundurkan 3 bulan," kata dia. (Rianto Nurdiansyah)