Dua PDP di Garut Meninggal, Kasus Kematian Jadi 23 Orang

Dua PDP di Garut Meninggal, Kasus Kematian Jadi 23 Orang
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Ricky Rizki Darajat. (zaenalmukhtar)

INILAH, Garut - Kematian pasien berkaitan kasus Covid-19 di Kabupaten Garut kembali bertambah menjadi sebanyak 23 kasus. Baik pasien berstatus positif Covid-19, pasien dalam pengawasan (PDP) maupun orang dalam pemantauan (ODP).

Hal itu menyusul meninggalnya seorang lelaki pasien dalam pengawasan (PDP) berusia 50 tahun asal Kecamatan Cigedug, dan perempuan PDP berusia 21 tahun asal Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (29/4/2020).

Sebelumnya, kasus kematian PDP mencapai sebanyak 9 orang, ODP sebanyak 11 orang, dan pasien positif Covid-19 sebanyak 1 orang.

"Khusus PDP, yang meninggal sampai saat ini total sebanyak 11 orang. Hampir dipastikan semuanya ada penyakit penyerta. Dalam pemulasaraan dan pemakaman jenazah tentunya telah mendapatkan penanganan sesuai protokol kesehatan berkaitan Covid-19," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Ricky Rizki Darajat.

Selain dua PDP meninggal dunia, lanjutnya, kasus Covid-19 di Kabupaten Garut bertambah dengan ditemukannya dua orang reaktif Covid-19 hasil tes cepat (rapid test). Yakni seorang perempuan berusia 29 tahun asal Kecamatan Karangpawitan, dan seorang lelaki berusia 27 tahun juga asal Kecamatan Karangpawitan.

Juga ditemukan sebanyak 31 kasus baru ODP, dan 3 kasus PDP dengan satu orang di antaranya meninggal dunia. "Saat ini, keduanya sedang proses isolasi dan penanganan medis," ujar Ricky.

Secara keseluruhan, kata Ricky, kasus Covid-19 di Kabupaten Garut saat ini mencapai sebanyak 3.010 kasus. Terdiri atas sebanyak 576 kasus OTG (236 OTG masih dalam tahap observasi dan 340 OTG selesai masa observasi), sebanyak 2.373 ODO (145 kasus masih pemantauan, 13 dalam perawatan, dan 2.215 selesai pemantauan, serta terdapat 11 di antaranya meninggal).

Kemudian, sebanyak 51 PDP (5 kasus sedang dalam perawatan dan 46 kasus selesai pengawasan dengan 11 di antaranya meninggal dunia), dan sebanyak 10 kasus positif Covid-19 (7 orang dalam perawatan di rumah sakit, 1 kasus isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium, 1 kasus dinyatakan sembuh, dan 1 kasus meninggal). (zainulmukhtar)