Bukan Nolak Rezeki, Dua Warga Purwakarta Ini Pilih Alihkan Bantuan Covid-19

Bukan Nolak Rezeki, Dua Warga Purwakarta Ini Pilih Alihkan Bantuan Covid-19
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta – Sifat welas asih yang ditunjukan dua warga Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, ‎tak bisa dianggap bualan. Meski hidup dalam keadaan serba kekurangan, ternyata tidak menjadikan keduanya kehilangan kepedulian‎nya untuk membantu sesama‎.

Adalah Lilis dan Imron (40). Keduanya merupakan warga di desa tersebut yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang mendapat bantuan sosial selama pandemik Covid-19. Siapa sangka, keduanya memiliki rasa empati cukup tinggi‎.

Belum lama ini, keduanya mendapat bantuan sosial (Bansos) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal yang dilakukan keduanya, justru diluar dugaan. Mereka, justru malah mengalihkan bantuan yang diterimanya itu kepada warga lain di desa tersebut yang lebih membutuhkannya.

Lilis, perempuan paruh baya warga Kampung Cihampelas, Desa Pasirmunjul itu berujar, dirinya merasa tidak berhak menerima bantuan dampak Covid-19 ini. Dengan sukarela, dirinya memilih memberikan (mengalihkan) paket senilai Rp 350 ribu dan uang tunai sebanyak Rp150 ribu itu kepada dua tetangganya yang dianggap berhak menerima bantuan, Mak Atikah dan Mak Masriah.

“Alhamdulillah, untuk kebutuhan hidup saya mah masih ada. Saya piker, masih ada yang lebih membutuhkan. Hatur nuhun pak gubernur, tapi hapunten bantuannya saya alihkan untuk dua tetangga saya yang lebih membutuhkan,” kata Lilis, Kamis (30/4/2020).

Hal yang sama juga dilakukan Imron mengalihkan bantuan yang diterimanya kepada Royani, janda beranak dua yang jugas masih tetangganya. Menurut Imron, ibu tersebut lebih membutuhkan. Dia melihat rumah Royani masih numpang di orang tuanya, tidak punya penghasilan tetap, dan jadi tulang punggung keluarga.

Hapunten, sanen abdi teu peryogi. Abdi hawatos kanu sanes. Jadi, ku abdi dipasihkeun deui kanu sanes. Mudah-mudahan amal sae ti sadayana janten barokah. (Maaf bukan saya tak butuh tetapi kasihan yang lain. Jadi, saya berikan ini ke orang lain. Semoga menjadi amal baik dan berkah)" kata Imron. (Asep Mulyana)