Ratusan Rumah di Kampung Bojongpulus Banjaran Diterjang Banjir Bandang

Ratusan Rumah di Kampung Bojongpulus Banjaran Diterjang Banjir Bandang
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Ratusan rumah warga RW 02 Kampung Bojongpulus Desa Banjaran Wetan Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung diterjang banjir bandang dari luapan Sungai Citalutug, Kamis (30/4/2020) kemarin.

Akibat kejadian tersebut, 15 rumah warga jebol bahkan satu di antaranya rubuh dan hanya menyisakan tiang-tiang kayu.

Berdasarkan pantauan, warga terlihat masih bergotong royong membersihkan lumpur dan sampah sisa banjir tadi malam. Puing-puing tembok dan kayu dari rumah rumah yang ambrol dihempas air bah nampak berserakan di beberapa sudut kampung.

Beberapa orang dewasa dengan peralatan seadanya berusaha membersihkan rumah dan perabotan yang kotor terendam lumpur. Meski dalam keadaan puasa, mereka terpaksa harus bekerja keras membenahi kembali tempat tinggalnya agar bisa ditempati kembali sebelum hujan turun.

"Banjir bandang terjadi tidak seperti biasanya, kejadiannya kemarin sekitar pukul 18.15 WIB ya pas waktu buka puasa. Katanya sih luapan sungai membesar karena ada longsor di wilayah hulu sungai. Ketinggian air kemarin sampai 2 meter lebih, makanya banyak rumah jebol dan ada satu yang rubuh," kata Ketua RW 02 Kampung Bojongpulus Abdulah Gusnilo, Jumat (1/5/2020).

Menurut Abdulah, banjir kemarin malam itu mengakibatkan sekitar 112 rumah warga yang berada di RT 5,2,4 dan 2 terendam banjir. Dikarenakan deras dan besarnya air bah itu, ratusan rumah warga rusak  parah. Sebanyak 15 di antaranya jebol dan rubuh karena tak kuat menahan derasnya terjangan air. Selain merusak dinding rumah, perabotan rumah tangga warga juga rusak, bahkan persediaan bahan makanan warga pun rusak dan hanyut terbawa banjir.

"Sekarang kami masih bersih bersih rumah, enggak mengungsi ke tempat lain. Selain tempat tinggal harus segera bisa ditempati, kami juga membutuhkan bantuan makanan. Karena persediaan bahan makaanan rusak terendam dan terbawa hanyut. Tadi memang sudah ada bantuan beras dan mi instan dari Polsek dan Danramil Banjaran, tapi enggak cukup. Kami berharap bantuan dari Dinas Sosial Pemkab Bandung," ujarnya. (Dani R Nugraha)