Bantulah Petugas Kebersihan, Jangan Buang Masker Sembarangan

Bantulah Petugas Kebersihan, Jangan Buang Masker Sembarangan

INILAH, Purwakarta – Kabupaten Purwakarta, selama ini terkenal akan kebersihan dan keasriannya. Bahkan, sudah lebih dari satu dasawarsa ini daerah itu diibaratkan 'Raja tanpa mahkota' dalam bidang kebersihan.

Kondisi tersebut bukan tanpa alasan. Mengingat, masyarakat di wilayah tersebut sejauh ini cukup ‘guyugb’ dalam hal menjaga kebersihan. Tak hanya itu, bersihnya Purwakarta ini tak lain adanya kerja keras dari 450 petugas kebersihan yang disiagakan pemkab setempat melalui dinas terkait.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, Acep Yulimulya menuturkan, setiap harinya petugas kebersihan yang ada dibawah naungan dinasnya diterjunkan untuk mengurusi sampah. Para petugas ini, terdiri dari petugas penyapu jalan, petugas penyisir yang mengangkut sampah menuju TPA Cikolotok, hingga sopir dan awak armada sampah.

“Menjaga Purwakarta tetap bersih, adalah tanggung jawab kami. Namun, kami pun mengajak masyarakat untuk terlibat membantu kami demi terciptanya lingkungan yang bersih,” ujar Acep kepada INILAH, Minggu (3/5/2020).

Acep menuturkan, salah satu keterlibatan masyarakat ini bisa dengan cara mendisiplinkan buang sampah rumah tangga ke tempat penampungan sementara sesuai jadwal. Hal itu, sebagai bagian dari antisipasi penumpukan dan meminimalisasi sampah tak terangkut armada pengangkut sampah.

“Karena, kalau buang sampah lewat waktu operasional armada sampah dipastikan tidak terangkut untuk dibuang ke TPS. Jadi, kami berharap kejasamanya dari masyarakat. Buanglah sampah pada tempanya dan di waktu yang telah ditentukan. Maksimal jam 06.00 WIB,” kata dia.

Selain bewara tersebut, Acep juga berpesan kepada masyarakat untuk membantu jajarannya selama masa pandemic covid-19 ini. Caranya, dengan tidak membuang sampah medis sembarangan. Apa saja itu? Misalnya, tisu, masker medis sekali pakai dan sarung tangan sekali pakai.

“Kontribusi kita dengan cara memilah sampah dari rumah, dapat mengurangi resiko penularan covid-19. Ini pun termasuk, upaya melindungi para petugas kebersihan dari terpapar virus. Mari bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus,” jelas dia.

Pihaknya pun berpesan kepada masyarakat yang menggunakan masker sekali pakai, untuk tidak langsung membuangnya ke tempat sampah. Cara bijak membuangnya, di antaranya dengan terlebih dahulu menyemprotkan cairan disinfektan dan menggunting beberapa bagiannya supaya tidak disalahgunakan.

“Digunting atau dibuat hancur dulu. Kemudian, pisahkan dengan sampah rumah tangga lainnya baru dibuang,” tambah dia.

Acep menambahkan, sebagai bagian dari upaya pencegahan corona ini pihaknya juga menerapkan SOP kepada para petugasnya. Misalnya, dengan mewajibkan masker dan sarung tangan kepada mereka saat beraktifitas. Termasuk mewajibkan cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas. Bahkan, armada pengakut sampah pun wajib disemprot cairan disinfektan sebelum berangkat dan sebelum masuk kandang. (Asep Mulyana)