Erwin Ramdani Tetap Berusaha Beraktivitas di Tengah Puasa dan Covid-19

Erwin Ramdani Tetap Berusaha Beraktivitas di Tengah Puasa dan Covid-19
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Gelandang Persib Bandung, Erwin Ramdani berusaha untuk tetap beraktivitas meski mengalami keterbatasan karena pandemi virus Corona (Covid-19). 

Apalagi saat ini, tempat tinggalnya di Bandung terkena imbas dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terhitung sejak 22 April hingga 5 Mei mendatang.

Karena itu, pemilik nomor punggung 93 ini tidak bisa melakukan banyak kegiatan termasuk untuk pergi ke luar rumah untuk menghilangkan rasa jenuhnya.

"Selama di rumah, apa saja dikerjakan. Melakukan hal positif saja. Tadarus, dengerin kajian atau kadang-kadang main game tergantung situasi," ungkap Erwin dilansir laman resmi Persib. 

Tak hanya itu, Erwin juga kerap membantu orang tuanya di rumah. Seperti beres-beres rumah, cuci piring demi rada jenuh yang melanda bisa hilang seketika. 

"Biasa juga menyempatkan bantu orang tua di rumah. Sesekali bantu cuci piring, atau beres-beres rumah, sapu-sapu atau hal lain yang bisa dikerjakan. Sambil berkegiatan, bantu orang tua juga," katanya. 

Meski demikian, Erwin tak pernah meninggalkan tugas utamanya sebagai pesepak bola, yakni berlatih. Selain untuk menjaga kesehatan, dengan berlatih akan menjaga performanya.

Menurutnya, proses latihan itu harus tetap berjalan sekalipun saat ini tengah menjalani ibadah puasa. Terlebih jajaran pelatih sudah memberikan program latihan yang harus dilakukan para pemain. 

"Latihan biasa sebelum berbuka. Alhamdulillah sejauh ini lancar," katanya.

Erwin akan terus berharap pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir secepatnya. Sebab tak hanya sudah merugikan dirinya, namun seluruh masyarakat terkena dampaknya. 

Karena itu, Erwin tidak akan henti-hentinya berdoa agar situasi ini bisa kembali berjalan seperti biasanya. Seluruh kegiatan bisa dilakukan seluruh masyarakat. 

"Mudah-mudahan situasi segera pulih. Wabah virus corona segera berakhir," harapnya. (Muhammad Ginanjar)