Bantu Sesama, Ibu Dermawan Ini Gantungkan Sembako di Depan Rumah

Bantu Sesama, Ibu Dermawan Ini Gantungkan Sembako di Depan Rumah
Foto: Ahmad Sayuti

INILAH, Cimahi - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk membantu sesama selama pandemi Covid-19. Seperti yang dilakukan warga Cimahi Utara dengan cara menggantungkan paket sembako di pagar depan rumahnya. 

Ialah Dwi Fitria Ambarina (32) warga Kompleks Rancabali 1 RT 03/02, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi. Dia memberikan paket sembako gratis bagi warga yang membutuhkan. Caranya pun cukup unik, yakni digantungkan di pagar rumahnya.

Setiap paket sembako yang digantungkan di pagar biru tersebut isinya beragam, mulai dari beras, sayuran, mi instan dan telur. Namun, dia selalu menyelipkan masker di setiap bungkus paketnya. Warga yang mau, tinggal mengambilnya sebagaimana tulisan yang ditempel di pagar,  'Silahkan Ambil Bagi yang Mau'. 

"Tiap hari isinya beda, tapi saya selalu selipkan masker di setiap bungkusnya," kata Dwi saat ditemui, akhir pekan ini. 

Dwi pun mengungkapkan, awalnya aksi sosial ini dilakukan dengan cara berkeliling membagikan nasi bungkus bareng Komunitas Senar. Namun, setelah diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), dia hanya bisa berbagi tak jauh dari tumah. 

"Saya berpikir bagaimana caranya di rumah aja tapi tetap berbuat sesuatu untuk masyarakat. Akhirnya saya pasang makanan digantung di pagar, siapa aja bisa ambil," ujarnya.

Memberikan paket sembako dengan cara digantung di pagar rumahnya baru dilakukannya sejak awal Ramadan 1441 Hijriyah. Tak tanggung-tanggung paket sembako yang digantungnya berkisar 6 hingga 20 bungkus. 

Selama ini, Dwi pun tak pernah mengeluh jika harus merogoh kocek sendiri untuk berbelanja sembako. Namun, Dwi pun membuka pintu lebar-lebar bagi mereka yang akan bersedekah menyumbangkan dananya.  

"Sampai saat ini udah ada 70 lebih yang sudah dipajang, habis. Insya Alloh rencana selama bulan Ramadan, tapi setelah Ramadan masih pandemi masih akan diadakan. Awalnya pribadi (dana), kalau ada yang mau donasi silakan," tandasnya.  

Lia Marlina (34), salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan sembako ini. Apalagi sejak pandemi Covid-19 datang, ekonominya sangat terdampak. Dia pun kini harus banting tulang mencari nafkah dengan cara bekerja serabutan.

"Saya tau dari tetangga, ini baru pertama ambil. Sangat membantu sekali," tuturnya.

Sebelumnya, Lia mengandalkan kiriman uang dari suaminya yang merantau ke luar daerah. Tapi, sejak pandemi virus corona, suaminya ikut terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sehingga kiriman uang pun menjadi tersendat. (Ahmad Sayuti)