KPN Buka Lumbung Pangan untuk Warga Tanah Sareal

KPN Buka Lumbung Pangan untuk Warga Tanah Sareal
istimewa

INILAH, Bogor - Komite Penggerak Nawacita (KPN) bersama PT Pertani, Pupuk Kujang, dan Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) membuka lumbung pangan siaga Covid-19. Cadangan pangan itu ditempatkan di Madrasah Al-Ikhlas Cimanggu RT 01/04, Kedung Badak, Tanah Sareal. 

Koordinator KPN Bogor Raya Shane M Hasibuan mengatakan, pihaknya telah membentuk beberapa RW siaga di Kota/Kabupaten Bogor. Di antaranya wilayah Kedung Badak, Kebon Pedes, Panaragan, Ciwaringin, Bantarjati, Pamoyanan, Ciomas dan Ciampea, dan Tegal Lega.

"Karena itu saya mengajak masyarakat untuk bergotong royong untuk membantu dalam pengadaan suplai lumbung pangan di wilayahnya masing-masing. Kami juga ajak para dermawan yang mampu untuk membatu sesama. Kami membuka lumbung pangan dimulai pada Jumat (1/5/2020)," kata Shane, Minggu (3/5/2020).

Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Bogor R Lania Sari mengatakan dirinya mengapresiasi langkah KPN dalam meringankan beban masyarakat yang terkena dampak akibat pandemik Covid-19 dan menghimbau masyarakat juga untuk meningkatkan rasa saling perduli atau bergotong royong satu sama lain. 

"Sehingga tidak ada tetangga atau disekitar kita yang tidak bisa makan sama sekali akibat pandemik ini," tegasnya.

Sedangkan, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto juga mengapresiasi langkah KPN. Dirinya berharap ke depan cakupan lumbung pangan dan posko siaga Covid-19 KPN terus diperluas. Karena ini langkah positif untuk warga Kota Bogor maka perlu terus diedukasi untuk membangun kesadaran warga agar paham atau sadar akan pentingnya mengikuti anjuran pemerintah.

"Ya kan tujuan pemerintah, semua dilakukan agar wabah pandemi ini segera berakhir. Terutama terkait dengan aturan PSBB serta larangan mudik," terangnya..

Atang juga mendukung upaya yang dilakukan KPN dalam penguatan ketahanan pangan melalui konsep family/urban farming. Dengan mendorong warga agar mulai bergotong royong memanfaatkan lahan pekarangan untuk bercocok tanam.

"Yang hasilnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan warga, seperti sayur-sayuran, tomat, cabai dan lainnya," jelasnya.

Camat Tanah Sereal Asep Katiwa turut berkomitmen untuk mensosialisasikan konsep lumbung pangan KPN ke wilayah yang lainnya.

"Agar ketahanan pangan warga Kota Bogor, khususnya dalam hal pemenuhan pangan ditingkatan RW dapat tetap terjaga, apalagi dengan melihat dampak ekonomi yang ditimbukan akibat wabah Covid-19 ini," pungkasnya. (Rizki Mauludi)