Selama PSBB, Polda Jabar Paksa 33 Ribu Lebih Pemudik Balik Arah

Selama PSBB, Polda Jabar Paksa 33 Ribu Lebih Pemudik Balik Arah
Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi. (Maman Suharman)

INILAH, Cirebon - Selama Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa Barat, Polda Jabar berhasil menghalau 33 ribu calon pemudik antar kota dan provinsi.

Polda Jabar memutar balik puluhan ribu pemudik, untuk tidak datang ke kampung halaman mereka. Demikian dikatakan Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudy Sufahriadi saat meninjau persiapan PSBB Jabar di Gate Tol Palimanan Cirebon, Senin (4/5/2020).

Rudy menjelaskan, selama ini proses PSBB di Bandung Raya berjalan lancar. Dirinya berharap, kelancaran tersebut bisa diterapkan di semua wilayah termasuk Ciayumajakuning. Terkait jumlah personil yang akan diturunkan, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing Kapolres di wilayah Ciayumajakuning.

"Tekhnisnya biar kapolres saja yang menerangkan. Intinya, saya berharap proses PSBB nanti bisa meniru yang diterapkan di Bandung Raya," ungkap Rudy.

Sementara Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. M. Syahduddi mengatakan, PSBB di Kabupaten Cirebon akan dilaksanakan pada tanggal 6 Mei, sampai masa inkubasi terpanjang selama 14 hari,  yaitu tanggal 19 Mei.

Polresta bersama Kodim dan Pemkab Cirebon,  sudah menyiapkan segala sesuatunya yang berkaitan dengan check point. Sebelum PSBB dilakukan, sudah dilakukan check poit di empat titik yang ada di Kabupaten Cirebon. 

"Nah saat pelaksanaan PSBB, kami dibantu Kodim dan Pemkab Cirebon serta POM TNI membuka 13 titik check poit. Satu pos akan ditempatkan sekitar 20 personil," kata Syahduddi

Anggota tersebut lanjut Kapolresta, akan melakukan pembatasan lalu lintas orang dan barang. Pembatasan tersebut termasuk penggunaan kendaraan umum maupun pribadi. Pihaknya sudah membekali anggota dengan berpedoman kepada Permenkes, tentang pedoman kegiatan PSBB.

"Pemerintah sudah jelas melarang tahun ini untuk mudik. Kami akan meriksa secara detail semua kendaraan. Masalahnya banyak modus yang dilakukan supaya bisa mudik. Jadi kami harus benar- benar teliti," jelas Syahdudi.

Pihaknya juga mewaspadai banyaknya travel-travel gelap yang menggunakan plat hitam. Mereka mengangkut penumpang yang tujuannya sama, yaitu mudik. Untuk itu, kepolisian akan melakukan tindakan berupa penilangan dengan mengacu kepada undang-undang lalu lintas.

"Ikuti aturan PSBB, supaya kita cepat terlepas dari wabah virus corona," tukas Kapolresta. (maman suharman)