Sehari Bisa Ratusan Pemudik Putar Balik Arah

Sehari Bisa Ratusan Pemudik Putar Balik Arah
Foto: Ahmad Sayuti

INILAH, Cimahi - Meski sudah dilarang mudik, masih ada pengendara pelat luar Bandung Raya yang mencoba melintasi jalur mudik. Namun, petugas check point pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sigap. Para pemudik itu pun disuruh putar balik arah. 

Dari pantauan, meski sudah diterapkan PSBB dan larangan mudik, pemudik luar Bandung dan didominasi pelat Jabodetabek masih terpantau ramai melintas di jalur arteri Cimahi-Kabupaten Bandung Barat. 

Kasi Angkutan Dishub Kota Cimahi Ranto Sitanggang mengaku masih banyak kendaraan dari arah Jabodetabek baik via puncak atau Purwakarta yang mencoba melintas di jalur pemudik dan terpantau check point pos Padasuka Cimahi.

"Dalam sehari, bisa sampai 100 kendaraan yang diputar balik bahkan bisa lebih," katanya saat ditemui di pos check point Padasuka, Senin (4/5/2020).

Ia mengungkapkan, kendaraan yang didominasi dari Jabodetabek atau berplat B itu kebanyakan menuju arah Selatan, seperti Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Ciamis, bahkan hingga Cilacap dan Jawa Tengah. 

Saat diberhentikan petugas check point PSBB, kebanyakan mereka terpaksa pulang kampung lantaran sudah tidak memiliki pekerjaan, baik itu lantaran di PHK atau dirumahkan sementara.

Namun, lanjutnya, karena sudah ada aturan dari pemerintah mereka tidak boleh pulang kampung, maka kendaraàn luar Bandung Raya yang terjaring langsung disuruh putar balik atau kembali ke tempat asal. 

"Kalau alasannya ada pekerjaan di Bandung Raya, selama bisa menunjukkan surat tugas dari perusahaan, ada kebijaksanaan mereka boleh lewat. Tapi kalau untuk mudik, mengunjungi saudara, terpaksa dipulangkan lagi," terangnya. 

Kendati pihaknya melakukan penjagaan, namun para pemudik tetap memiliki berbagai cara agar bisa mudik, terutama para pemudik dengan kendaraan roda dua. Misalnya mereka akan melintas daribpukul 19.00 WIB hingga 12.00 WIB.

"Karena petugas sudah tidak standby di check point, kecuali yang di pos pengamanan. Kadang pemudik itu nunggu dulu di warung atau tempat berhenti sebelum check point," ujarnya. (Ahmad Sayuti)