Ini 14 Kecamatan di Kabupaten Garut yang Terapkan PSBB Parsial

Ini 14 Kecamatan di Kabupaten Garut yang Terapkan PSBB Parsial
Ilustrasi/Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut menetapkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara parsial di 14 dari 42 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Garut.

Keempat belas kecamatan tersebut yakni Kecamatan Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Cilawu, Banyuresmi, Karangpawitan, Wanaraja, Selaawi, Cibatu, Cisurupan, Cikajang, Cigedug, Kadungora, dan Kecamatan Balubur Limbangan.

"Kabupaten Garut bersama-sama dengan Pemprov Jabar akan melakukan PSBB selama 14 hari ke depan, mulai 6 sampai 19 Mei 2020," kata Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut yang juga Wabup Garut Helmi Budiman usai pertemuan pembahasan persiapan PSBB di Pamengkang Pendopo Garut, Senin (4/5/2020).

Menurut Helmi, kecamatan-kecamatan diberlakukan PSBB tersebut merupakan wilayah terdapat konfirmasi positif Covid-19, kawasan perkotaan padat penduduk, dan terbilang merupakan gerbang masuk dari zona merah.

Selama PSBB berlangsung, aktivitas para penduduk berdomisili di kecamatan-kecamatan tersebut dibatasi. Antara lain aktivitas pendidikan, aktivitas kerja baik PNS maupun swasta, kegiatan keagamaan, fasilitas umum, kegiatan sosial, budaya hingga pembatasan moda transportasi, serta pasar rakyat dan pasar modern.

"Setiap orang wajib melaksanakan PSBB, mulai dari melakukan wajib lapor 24 jam, melaporkan tamu, mau ada yang masuk atau keluar, wajib lapor. Keluar masuk daerah harus lapor. Ada check point, di dalamnya ada operasi razia tegakkan disiplin." ingat Helmi.

Kendati banyak kegiatan dibatasi, lanjutnya, ada beberapa hal mendapatkan pengecualian dari PSBB. Seperti pelayanan kesehatan, aparat, dan pelayanan kebutuhan sembako.
Ditambahkan, rincian teknis mengenai PSBB akan dituangkan dalam Peraturan Bupati Garut.(zainulmukhtar)