Bandel PSBB, Ratusan Perusahaan di Jakarta Ditutup

Bandel PSBB, Ratusan Perusahaan di Jakarta Ditutup

INILAH, Jakarta - Sebanyak 841 perusahaan di Jakarta melanggar aturan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Akibatnya izin perusahaan pun dicabut.

"Perusahaan ini yang tidak dikecualikan (dalam PSBB), namun tetap melakukan kegiatan usahanya," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi DKI, Andri Yansyah kepada wartawan, Senin (4/5/2020).

141 perusahaan yang ditutup tersebar di lima wilayah Ibu Kota. 37 perusahaan ada di Jakarta Selatan, 35 di Jakarta Barat, 26 di Jakarta Utara, 27 di Jakarta Pusat, dan 16 di Jakarta Timur.

Selain itu, ada 184 perusahaan yang diberi peringatan dan pembinaan. Perusahaan ini masuk kategori yang tidak dikecualikan, tetapi mengantongi izin usaha dari Kementerian Perindustrian.

"Mereka diberi peringatan dan pembinaan karena belum melaksanakan protokol kesehatan secara menyeluruh," ujarnya.

Sebanyak 517 perusahaan lainnya yang masuk kategori dikecualikan dalam PSBB diberi peringatan dan pembinaan. Mereka belum melaksanakan seluruh protokol kesehatan terkait virus corona atau Covid-19.

Perusahaan yang mendapat kelonggaran ini tersebar di seluruh wilayah. Sebanyak 140 perusahaan di Jakarta Pusat, 118 di Jakarta Selatan, 98 di Jakarta Utara, 92 di Jakarta Timur, 65 di Jakarta Barat, dan empat perusahaan di Kepulauan Seribu. (Inilahcom)