BPSDM Jabar Sudah Pulangkan 61 OTG Ya g diisolasi

BPSDM Jabar Sudah Pulangkan 61 OTG Ya g diisolasi

INILAH, Cimahi- Dari total 126 pasien positif corona yang dirawat dan diisolasi terpadu di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Barat, 61 di antaranya sudah dipulangkan setelah dipastikan sehat dan negatif hasil swab test. 

Berdasarkan informasi., 126 orang tersebut menerima perawatan dan isolasinterpadu di BPSDM Jabar, Jalan Kolonel Masturi sejak 9 April 2020. Kebanyakan dari mereka di rawat di sana merupakan pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) dari tenaga medis berbagai rumah sakit dan masyarakat umum.

"Total dari awal yang lokal di tower B dari Jawa barat, dokter, perawat dan sebagainya sekitar 126 orang. Yang sudah kembali sembuh 61orang. Jadi yang tersisa sekitar 60 orangaan lebih," kata Kepala BPSDM Jabar M Solihin,  Selasa (5/5/2020).

Ia menyebutkan, mereka yang menjalani perawatan di BPSDM bukan hanya dari Cimahi saja, melainkan se-Jabar. Untuk warga cimahi totalnya 11 orang. 

Solihin menjelaskan, perawatan yang diterapkan oleh tim medis yang disiapkan BPSDM Jawa Barat tidak sama seperti di rumah sakit umum. Pihaknya hanya merawat pasien status OTG dengan pemberian makanan sesuai kebutuhan gizi masing-masing.

"Karena kan ada yang punya penyakit diabet, hipertensi. Jadi menunya pasti beda-beda, tergantung kebutuhan yang dirawat," ujarnya.

Seperti diketahui pasien positif yang diisolasi di BPSDM merupakan kategori ringan yang dipilah berdasarkan hasil screening dan laboratorium. Pasien yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri itu harus diisolasi secara terpadu agar penanganan Covid-19 bisa lebih cepat. 

Solihin mnambahkan, saat ini BPSDM juga menerima  86 warga Jawa Barat yang baru dipulangkan dari Arab Saudi, Australia dan Thailand. Mereka merupakan pekerja migran dan mahasiswa.

Namun, status mereka belum dinyatakan positif atau negatif Covid-19 sebab masihmenunggu hasil swab yang rencananya keluar dalam waktu dekat ini. 

Jika ada pasien yang positif maka akan melanjutkan isolasi di BPSDM selama 14 hari. Kalaupun negatif, yang bersangkutan disarankan tetap menjalankan isolasi selama 14 hari. 

"Tadi Pak Ridwan Kamil sempat cek ke sini dan menyarankan walaupun hasil swab test negatif harus tetap isolasi, hanya saja bisa di sini atau daerah masing-masing," ujarnya. 

Dari 86 orang yang dipulangkan dari tiga negara tersebut, terdapat seorang bayi berusia 9 bulan, 25 mahasiswa berkuliah di Arab Saudi, dan sisanya merupakan pekerja. 

"Untuk bayi 9 bulan sudah diswab juga, ada keluarganya di sini. Kalau mahasiswa mereka sudah bilang ke kami, lebih memilih isolasi di sini kalaupun hasilnya negatif. Baru pulang setelah 2 minggu isolasi," jelasnya. 

Selama di BPSDM, mereka ditempatkan di tower A dengan menempati kamar yang diperuntukkan untuk satu orang, kecuali bayi 9 bulan yang ditempatkan bersama ibunya. (Ahmad Sayuti)