Polisi Endus Modus Baru Pengedar Narkoba

Polisi Endus Modus Baru Pengedar Narkoba
net

INILAH, Purwakarta - Jajaran Kepolisian Resort Purwakarta kembali meringkus pelaku penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba). Kali ini, ada 11 pelaku yang diamankan. Mereka, diketahui merupakan jaringan pengedar narkoba lintas kabupaten.

Kasat Narkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo menuturkan, tersangka penyalahgunaan Narkoba yang diamankan kali ini berjumlah 11 orang. Mereka ditangkap di beberapa lokasi dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Dari 11 pelaku itu, tujuh orang di antaranya berstatus pengedar, dua orang bandar, dan sisanya sebagai kurir.

"Para pelaku ini memang telah menjadi target polisi selama 2 hingga 6 bulan,” ujar Heri kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Heri menjelaskan, pihaknya mengendus modus baru dalam pengedaran narkoba kali ini. Yakni, dalam melancarkan aksinya itu ada dari beberapa pelaku yang mengedarkannya bersama keluarga atau anak dan istri. Itu diakuinya hanya untuk mengecoh polisi.

“Pelaku melakukan kamuflase bareng-bareng dengan anak dan istrinya. Jadi, kami (polisi) jika tak secara detil memeriksa bisa terkecoh,” jelas dia.

Adapun modusnya, kata Heri, seolah-olah para pelaku ini memiliki acara keluarga lantaran membawa serta anak dan istrinya. Padahal, mereka sedang mengedarkan narkotika. Namun demikian, dia menegaskan, dari hasil pemeriksaan keluarga yang pelaku bawa tak tahu menahu bahwa pelaku membawa barang haram tersebut.

“Mereka ini (11 pelaku) jaringan dari Karawang, Bandung, dan Cirebon. Yang dari jaringan Cirebon sudah jadi target kami selama 6 bulan dan Bandung sudah 2 bulan,” kata dia.

Heri menambahkan, dari tangan 11 pelaku petugas menyita narkoba jenis sabu seberat 143.43 gram. Plus, timbangan dan beberapa unit telepon seluler.

Para pelaku, saat ini telah mendekam di ruang tahanan Polres Purwakarta. Atas perbuatannya, mereka dijerat UU No 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal lima tahun penjara. (Asep Mulyana)