Lagi, Seorang PDP di Garut Meninggal Dunia

Lagi, Seorang PDP di Garut Meninggal Dunia

INILAH, Garut- Kembali, pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19 di Kabupaten Garut meninggal dunia bertambah menjadi sebanyak 13 orang.

Hal itu menyusul meninggalnya seorang PDP perempuan berusia 58 tahun asal Kecamatan Sucinaraja pada Senin (4/5/2020).

Menurut Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin, pasien tersebut sebelumnya telah mendapatkan perawatan dan penanganan medis sejak 30 April 2020. Tes cepat (rapid test) pun telah dilakukan dengan hasil menunjukkan non reaktif.

Jenazah telah mendapatkan pemulasaraan sebagaimana protokol kesehatan oleh RSUD dr. Slamet Garut dan telah dimakamkan di kampung halamannya sesuai standard operational procedure (SOP) yang ditentukan.

"Kemungkinan penyebab kematian akibat penyakit penyerta lainnya, berupa gangguan saluran pernafasan kronis dan gangguan organ ginjal," kata Muksin yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut itu, Selasa (5/5/2020) petang.

Selain seorang PDP meninggal dunia, lanjutnya, jumlah PDP di Garut bertambah menjadi sebanyak 55 orang dengan adanya seorang PDP laki-laki berusia 61 tahun asal Kecamatan Cikajang dan kini telah mendapatkan penanganan medis di RSU dr Slamet Garut. Kendati tak memiliki riwayat perjalanan dari wilayah zona merah Covid-19, pasien tersebut memiliki gejala mirip terjangkit Covid-19 yakni demam dan sesak napas.

Dengan demikian, dari sebanyak 55 kasus PDP di Garut, sebanyak 4 kasus PDP di antaranya masih dalam perawatan, dan 51 kasus PDP lainnya selesai masa pengawasan dengan sebanyak 13 orang di antaranya meninggal.

"Hari ini juga telah dilakukan karantina terhadap tiga orang reaktif Covid-19 dari hasil rapid test kemarin," ujar Muksin.(zainulmukhtar)