Tren Covid-19 Meningkat, Pemda KBB Perpanjang PSBB

Tren Covid-19 Meningkat, Pemda KBB Perpanjang PSBB
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna (Istimewa)

INILAH, Ngamprah - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan wilayahnya memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 6 hingga 19 Mei mendatang.

"PSBB diperpanjang karena tren kita saat ini meningkat kendati diterapkan di 7 kecamatan. Peningkatan itu ada di desa-desa, jadi ini harus di optimalkan dalam dua minggu kedepan," kata Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna usai rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) di ruang sekda KBB, Selasa (5/5/2020).

Umbara menuturkan, pihaknya akan menambah personil terutama di daerah yang dianggap rawan penyebaran Covid-19 di KBB, antara lain pasar tradisional, pasar modern, dan menjelang berbuka dimana masyarakat ramai untuk berburu menu berbuka.

"Kita akan tambah lokasi cek poin dan personilnya, terutama di pasar  yang menjadi salah satu lokasi rawan penyebab ketidakberhasilan PSBB sekarang ini, kita akan optimalkan penjagaan Satpol PP dan Dishub untuk berjaga di pasar," tuturnya.

Umbara meminta Juru Bicara (Jubir) GugusTugas Covid-19 KBB bisa lebih optimal dalam mengupdate informasi terkait perkembangan Covid-19 baim melalui media ataupun langsung kepada masyarakat.

"Tentu saja banyak masyarakat yang masih belum mengerti PSBB. Untuk media tolong bantu supaya dua minggu kedepan tren di KBB bisa turun," ujarnya.

Selain itu, kata Umbara, pihaknya akan mengoptimalkan ruang isolasi yang ada di Cikalongwetan, Cililin, Lembang, dan Masjid Ash-Shiddiq yang ada di Pemda KBB. Ia menyebut, isolasi mandiri di rumah dinilai tidak maksimal.

"Kadang-kadang kalau kita dirawat dirumah itu bisa maksimal dan bisa tidak, tetapi kalau misalkan ada ruang isolasi mudah-mudahan minggu depan selesai," katanya.

Umbara mengakui, hasil evaluasi PSBB di Bandung Barat masih belum maksimal. Menurutnya, masih banyak anggotanya yang belum bekerja secara optimal seperti dalam pelaksanaan cek poin.

"Kita antisipasi terus lagi di chekpoint kita belum maksimal, kemarin banyak anggota kita yang memang jujur saja tidak benar-benar optimal dan sekarang akan dioptimalkan dengan terus dipantau oleh saya dan kapolres dan dandim," ujarnya.

Umbara berharap, dengan perpanjangan PSBB serta lebih ketat dalam pelaksanaan PSBB tersebut bisa selesai dalam dua minggu.

"Kita tidak akan memberikan sanksi namun akan memberikan teguran. Kemudian mengoptimalkan PSBB ini, salah satunya dengan memulangkan kembali pemudik yang datang," pungkasnya. (agus sn).