Pasca Rapid Tes Masif, 106 Warga KBB Dinyatakan Reaktif Covid-19

Pasca Rapid Tes Masif, 106 Warga KBB Dinyatakan Reaktif Covid-19
Foto : Ilustrasi

INILAH, Ngamprah- Sebanyak 106 warga Bandung Barat dinyatakan reaktif corona virus desease (Covid-19). 

Hal tersebut berdasarkan hasil rapid test masif yang dilakukan di wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tersebar di 7 kecamatan di KBB.

Juru Bicara GugusTugas Covid-19, Agus Ganjar H memaparkan, warga yang dinyatakan reaktif Covid-19 tidak hanya warga KBB, namun juga ada yang berdomisili dari luar KBB.

"Dari 764 warga Kecamatan Lembang yang di rapid tes, 25 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 4 orang non reaktif, Kecamatan Parongpong, dari 598 jumlah tes, 33 reaktif dan 4 non reaktif, Kecamatan Cisarua, dari 131 jumlah tes, 3 reaktif, Kecamatan Cipatat, dari 170 tes, 18 orang dinyatakan reaktif Covid-19," paparnya kepada INILAH, Rabu (6/5/2020).

Kemudian, lanjut Agus, di Kecamatan Padalarang, dari 448 orang, 17 dinyatakan reaktif, Kecamatan Batujajar, dari 306 yang dinyatakan reaktif, 2 orang reaktif, dan untuk di Kecamatan Ngamprah, pihaknya tidal mendapati adanyan warga yang reaktif Covid-19.

"Dari 106 yang reaktif, 102 warga yang berdomisili dari KBB, dan 4 diantaranya dari luar KBB," ujarnya.

Agus menuturkan, warga yang yang dinyatakan reaktif 56 orang telah di swab tes atau polymerase chain reaction (PCR) dan 50 orang belum dilakukan swab.

"Hasil swab tes akan keluar setelah satu minggu," tuturnya.

Agus menjelaskan, kebanyakan warga reaktif itu berasal dari pemudik. Hal tersebut, lanjut dia, tidak hanya menular pada warga, namun juga bagi para tenaga medis.

"Dari kluster sedikit, banyaknya dari mudik dan menimpa tenaga medis di KBB," jelasnya.

Agus menambahkan, 106 pasien yang dinyatakan reaktif Covid-19 saat ini berada di tiga RSUD dan satu puskesmas di KBB, antara lain RSUD Cililin, Lembang, Cikalongwetan, dan Puskesmas Rajamandala.

"Betul dari 106 yang reaktif, terdapat juga tenaga medis. Mereka tertular karena berbagai kondisi, bisa daya tahan tubuh yang menurun karena kelelahan dan lainnya," tandasnya. (agus sn).