Puluhan Ribu Pemudik Terjaring Ops Ketupat Lodaya 2020

Puluhan Ribu Pemudik Terjaring Ops Ketupat Lodaya 2020
Foto: Syamsuddin Nasoetion

INILAH, Bandung - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat telah menghalau puluhan ribu kendaraan pemudik pada operasi ketupat di wilayah hukumnya. Mayoritas pemudik berasal dari DKI Jakarta.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengatakan, terhitung dari mulai operasi ketupat dilaksanakan pada Jumat-Selasa (24/4-5/5/2020) sudah lebih dari 40 ribuan kendaraan pemudik yang dihalau dan diminta untuk memutar balik.

"Total kendaraan bermotor yang diputar balik oleh Polda Jabar dan Polres jajaran sebanyak 40.155 kendaraan bermotor," ucap Erlangga saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (6/5/2020).

Dari angka tersebut, lanjut Erlangga, kendaraan roda dua menjadi yang terbanyak dihalau oleh petugas kepolisian. Kemudian, kendaraan roda empat dan umum.

"Roda dua ada 24.468 kendaraan. Sementara kendaraan roda empat pribadi ada 14.289 kendaraan dan kendaraan umum ada 1.398 kendaraan," ujarnya.

Saat disinggung daerah asal pemudik. Erlangga menambahkan, kebanyakan pemudik yang dihalau oleh petugas berasal dari Ibu Kota dan sekitarnya. Bahkan, angkanya melebihi 50 persen dari jumlah pemudik yang dihalau.

"Kebanyakan dari DKI Jakarta. 60 persen dari Jakarta," pungkasnya.

Untuk diketahui, Operasi Ketupat Lodaya 2020 digelar pada tanggal 24 April 2020 hingga 31 Mei 2020 mendatang.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Operasi Ketupat 2020 kali ini salah satu yang menjadi fokus yaitu pencegahan meluasnya penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19, diantaranya dengan menghalau para pemudik sesuai kebijakan pemerintah terkait hal tersebut. (Ridwan Abdul Malik)