Aksi Si Youtube "Sampah" Ferdian, Ini Kata MUI

Aksi Si Youtube "Sampah" Ferdian, Ini Kata MUI
istimewa

INILAH, Bandung - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat mengutuk aksi prank Ferdian Paleka yang memberikan bantuan isi sampah ke kaum transgender. Aksi Ferdian dikategorikan Haram dalam hukum Islam.

Sekretaris MUI Jabar Rafani Achyar mengatakan, secara hukum Islam aksi prank bantuan isi sampah yang dilakukan Ferdian jelas diharamkan. Pasalnya, aksi tersebut dinilainya menghinakan manusia lainnya, terlepas itu dari kaum transgender.

"Jadi terlepas dalam status apa orang yang di kasih itu tapi cara yang dilakukan si Ferdian jelas tidak manusiawi, itu juga melanggar perintah agama, haram itu hukumnya, intinya penghinaan dan pelecehan," ucap Rafani saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (7/5/2020).

Lebih lanjut, Rafani menjelaskan ditengah situasi pandemi virus corona atau Covid-19 seperti saat ini, sudah sejatinya sesama manusia saling tolong menolong. Bukan malah menghinakan satu sama lainnya seperti yang dilakukan Ferdian cs.

"Ditengah suasana covid ini orang-orang harus bahu membahu saling bantu menguatkan bukan menghinakan kayak begitu," ujar Rafani.

Rafani menambahkan, MUI Jabar mendukung proses hukum untuk Ferdian cs berlanjut. Pasalnya, hal tersebut bisa dijadikan contoh sekaligus efek jera bagi Youtuber lainnya untuk tidak membuat konten serupa.

"Lebih baik di proses. Pidananya dan proses hukumnya, supaya jera tidak ada lagi orang seperti itu, karena itu sensitif karena bisa memancing kegaduhan," pungkas Rafani.

Untuk diketahui, hingga saat ini kasus prank bantuan isi sampah si Youtuber "Sampah" Ferdian masih bergulir. Ferdian dan pelaku lainnya A pun masih diburu Polisi. Semantara satu pelaku lainnya berinisal TF telah lebih dahulu menyerahkan diri dan sudah ditetapkan menjadi tersangka. (Ridwan Abdul Malik)