Dosen UI Luncurkan Buku Kajian Islami Ibadah saat Pandemi Covid-19

Dosen UI Luncurkan Buku Kajian Islami Ibadah saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi (antara)

INILAH, Depok - Wakil Direktur Sekolah Kajian Strategik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) yang juga dosen UI, Dr. Abdul Muta’ali, menulis sebuah buku berjudul Fiqh Covid-19: Fleksibilitas Ibadah dan Sosial Saat Pandemi Corona Berdasarkan Quran Sunnah dan Analisis Semantik Pragmatik, Rajawali Press: 2020.

Wakil Rektor UI bidang Riset dan Inovasi Prof. Dr.rer.nat. Abdul Haris dalam keterangan tertulisnya, Kamis menyampaikan dukungan atas terbitnya buku ini. Menurutnya buku ini dapat menjadi pencerah bagi para pencari ilmu mengenai Islam di tengah masyarakat yang mayoritas dalam tahapannya masing-masing masih belajar mengenai Islam.

"Aktivitas-aktivitas peribadahan dan cara masyarakat bersosial yang umum dilaksanakan memerlukan penyesuaian dalam mencegah penyebarluasan penyakit yang sedang menjadi pandemi ini," katanya.

Ia berharap dengan pemahaman dari buku masyarakat dapat menjalankan ibadahnya dengan lebih tenang walaupun terdapat hal-hal yang menjadi terbatas dan dapat kembali menjalankan kaidah peribadahan dan bersosialisasi secara umum setelah pandemi berlalu.

Buku ini membedah sepuluh hal berkenaan ibadah umat Islam di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Abdul Muta’ali menulis buku ini berdasarkan hasil bacaan dan sumber penelitian serta telaah mendalam terhadap Al-Quran dan As-Sunnah. Buku Fiqh Covid-19 merupakan buku karya Abdul Muta’ali yang ke-9.

Buku ini memaparkan sepuluh masalah yang dihadapi umat Muslim di tengah pandemi Covid-19, di antaranya: Work from Home (WFH) dan sedekah, mudik atau pulang kampung, takbir keliling, penolakan pemakaman jenazah Covid-19, resepsi pernikahan, hukum meninggalkan tiga kali Salat Jumat berturut-turut, hukum merenggangkan saf salat, utamanya salat di rumah, dan pelaksanaan Salat Tarawih. Buku Fiqh Covid-19 dapat diperoleh di http://www.rajagrafindo.co.id/store/. (antara)