Kroasia Jadi Opsi Arena Tempat Pertarungan Joshua Kontra Pulev

Kroasia Jadi Opsi Arena Tempat Pertarungan Joshua Kontra Pulev
Ilustrasi (antara)

INILAH, Jakarta - Kroasia menjadi opsi tempat pertarungan tinju kelas berat antara Anthony Joshua melawan Kubrat Pulev, demikian dituturkan manajer Pulev Ivaylo Gotsev seperti dikutip BBC.

Pertarungan Joshua yang akan mempertahankan gelar IBF, WBA, dan WBOnya melawan penantang wajib ini awalnya direncanakan berlangsung di Stadion Tottenham Hotspur, London, pada 20 Juni.

Tetapi pertarungan itu harus ditangguhkan akibat pandemi Covid-19, dan sampai sekarang belum ditentukan tempat atau tanggal alternatif.

"Kami mendiskusikan Kroasia. Di sana terdapat Stadion Romawi yang unik, Pula Arena, dan kami sedang melakukan pembicaraan-pembicaraan aktif," kata Gotsev.

Gotsev mengklaim kedua kubu petinju memiliki waktu empat pekan untuk menemukan tempat baru jika karantina akibat virus corona yang diterapkan di Inggris tidak berubah. Sedangkan untuk waktu pertarungan direncanakan dapat berlangsung pada Agustus atau September.

Pertarungan tinju saat ini tidak dapat dilakukan di Inggris, dan Dewan Tinju Inggris sedang mempersiapkan agenda pertarungan-pertarungan untuk dilaksanakan tanpa penonton pada Juli.

Promotor Joshua, Eddie Hearn, beberapa saat lalu mengatakan menyelenggarakan pertarungan perebutan gelar tanpa penonton merupakan opsi terakhir.

Gotsev sendiri percaya bahwa arena di Kroasia akan membuat laga itu dapat disaksikan penonton, jika pendekatan kesehatan dilakukan dengan ketat.

"Kami menyukai opsi ini karena (arena) ini berada di Eropa, di tengah-tengah benua. Akan ada peluang kehadiran penonton jika pendekatan-pendekatan yang tepat dilakukan," paparnya.

Pula Arena sempat menjadi arena pertunjukan acara-acara besar seperti konser Foo Fighter, Luciano Pavarotti, dan Elton John.

Joshua awalnya dijadwalkan berhadapan dengan Pulev di Stadion Cardiff pada Oktober 2017, namun saat itu sang petinju Bulgaria mengalami cedera bahu saat berlatih.

Pulev menelan satu-satunya kekalahan sepanjang kariernya ketika ia menjadi penantang untuk merebut gelar kelas berat IBF pada 2014. Saat itu, ia kalah knock out di ronde kelima dari Wladimir Klitshcko.

Ia memiliki rekor 28 kemenangan dari 29 pertandingan, sedangkan Joshua memiliki catatan 23 kemenangan dari 24 pertarungan. (antara)