Tantangan Pejabat Baru di Tengah Covid-19

 Tantangan Pejabat Baru di Tengah Covid-19
istimewa

INILAH, Bandung - Wali Kota Bandung Oded M Danial melantik 86 pejabat administrator, pengawas, dan pejabat unit pelaksana teknis (UPT) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Pelantikan dilaksanakan di Plaza Balai Kota Bandung secara terbuka, Jumat (8/5/2020). Terdapat empat orang pejabat eselon III.b, 16 pejabat eselon IV.a, dan 66 pejabat eselon IV.b yang dilantik.

“Pelantikan kali ini dilaksanakan secara berbeda karena dalam suasana pandemi covid-19 dan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) provinsi. Protokol kesehatan harus diterapkan kepada para ASN yang dilantik dan diambil sumpahnya, serta semua peserta yang hadir. Kita harus memberikan contoh dalam melaksanakan Perwal Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Bandung,” kata Oded.

Menurut dia, pelantikan ini merupakan upaya Pemkot Bandung untuk mengisi jabatan-jabatan yang kosong. Hal tersebut penting untuk mengoptimalkan kinerja, terutama di kewilayahan yang sangat krusial perannya di masa pandemi Covid-19 ini.

“Ini dalam rangka mengisi organisasi di kewilayahan, terutama tadi banyak sekali Kasi (Kepala Seksi) yang kosong. Hari ini dalam rangka penyehatan organisasi di wilayah-wilayah ini sebagai garda depan dan pelayanan kepada masyarakat harus kita lengkapi,” ucapnya.

Dalam pelantikan tersebut, dia meminta setiap ASN harus mulai beradaptasi pada situasi hari ini, tak hanya selama pandemi tetapi juga pascapandemi. Kondisinya pasti mengalami perubahan signifikan, terutama dari sisi ekonomi.

“Kondisi masyarakat sekarang dan nanti pascawabah Covid-19 tentu saja berbeda dengan masa lalu. Apalagi masyarakat yang terdampak Covid-19 seperti kehilangan pekerjaan, menjadi penderita penyakit, atau menjadi masyarakat miskin baru,” ujar dia.

Sambung dia, pemerintah harus memberikan pelayanan yang optimal. Karenanya, pejabat yang baru dilantik hari ini harus mampu menjawab tantangan yang lebih berat di masa mendatang. “Tantangan ke depan sangatlah berat, karena itu kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya. (yogo triastopo)