Aneh, PSBB 'Tak Berlaku' di Ruas Jalan Cirebon Timur

Aneh, PSBB 'Tak Berlaku' di Ruas Jalan Cirebon Timur
Foto: Maman Suharman

NILAH, Cirebon - Penutupan beberapa ruas jalan di Kabupaten Cirebon saat PSBB Jabar masih belum maksimal, terutama di  wilayah Cirebon Timur.

Sampai saat ini beberapa ruas jalan di Cirebon timur lebih ramai dibandingkan dengan 4 ruas jalan yang ditutup saat ini.

"Memang untuk wilayah cirebon timur belum terjamah sama sekali. Masalahnya, ada keterbatasan personil kami. Personil Dishub saat ini saja, hampir semuanya terjun kelapangan, tidak peduli itu personil wanita," kata Kabid Lalin Dishub Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah, Minggu (10/5/2020) lewat sambungan telepon selulernya.

Menurutnya, penutupan tiga ruas jalan yaitu jln. Dewisartika depan mapolresta cirebon, jln. Hasanudin samping mapolresta cirebon serta jln. Fatahillah depan Makodim Sumber, awalnya hanya one way. Namun akhirnya sepakat ditutup mulai pukul 16.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. 

"Kalau jalan Tuparev kita konsisten ditutup dari sore sampai pagi. Tapi nanti saja outputnya seperti apa. Intinya, khusus untuk cirebon timur sama sekali belum ada rencana pentupan jalan seperti yang ada di wilayah sumber dan tuparev," aku Hilman.

Sementara itu, pengamat sosial wilayah cirebon timur,  Jaja Santeja mengaku bingung dengan pemberlakuan PSBB Kabupaten Cirebon. Jaja menilai, Pemkab Cirebon terkesan memandang sebelah mata keberadaan Cirebon Timur. Padahal, beberapa ruas jalan yang mengundang banyak kerumunan masa, lebih ramai dibandingkan dengan empat ruas jalan yang ditutup saat ini.

"Ruas-ruas jalan di cirebon timur sampai saat ini tidak tersentuh sama sekali. Katanya mau memutus virus covid-19, tapi kalau sore apalagi jam ngabuburit, ruas jalan disini dipakai nongkrong sebagian besar warga," ucap Jaja.

Beberapa ruas jalan yang cukup ramai lanjut Jaja, ada sekitar 6 ruas jalan yang harusnya menjadi prioritas PSBB. Ruas jalan tersebut adalah jalan Merdeka Barat Ciledug, jalan Pangeran Sutajaya ruas Gebang-Babakan, Jalan Ciledug-Pabuaran, Ciledug-Sindang, Pabuaran-Waled, dan Jalan Astajapura arah Lemahabang. Wilayah tersebut masuk ke Kecamatan Gebang, Babakan, Waled, Ciledug, Losari, Pangenan, Pabedilan dan Kecamatan Pasaleman.

"Kabupaten Cirebon itu bukan wilayah tengah, dan barat saja, tapi ada wilayah timur. Katanya PSBB Jabar, ko wilayah timur sama sekali tidak dilirik. Bagaimana bisa memutus mata rantai covid-19, kalau di cirebon timur tidak disentuh sama sekali. Timur keramaian warga jauh lebih besar daripada cirebon tengah dan barat, silahkan cek sendiri dilapangan kalau menjelang magrib," pungkas  Jaja. (maman suharman)