Sempat Tertunda Gegara Covid 19, 100 Proyek Insfrastruktur Segera Dilelang

Sempat Tertunda Gegara Covid 19, 100 Proyek Insfrastruktur Segera Dilelang
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Pandemi Covid-19 memaksa Pemkab Bogor menggeser APBD 2020 parsial. Selain itu, sejumlah proyek-proyek insfrastruktur pun tertunda.

"Berbekal peraturan baru dan adanya klausul tertentu seperti apabila penyebaran wabah corona makin parah maka proyek insfrastruktur bakal dihentikan dan pembayaran proyek disesuaikan presentase pekerjaan hingga tidak ada sanksi kepada penyedia jasa maupun Pemkab Bogor, maka kami segera melelang 100 proyek insfrastruktur," ucap Kepala Bagian Pengadaan Barang Jasa Kabupaten Bogor Bambang kepada wartawan, Minggu (10/5/2020).

Dia mengatakan, 100 proyek insfrastruktur yang akan dilelang yakni proyek yang diprioritaskan untuk segera dibutuhkan. Seperti proyek insfrastruktur Puskesmas dan rumah sakit serta ahabilitasi insfrastruktur di lokasi-lokasi bencana alam banjir dan longsor awal Januari lalu.

Proses lelang 100 proyek insfrastruktur itu pun akan dilakukan secara serentak hingga diharapkan porsi pengerjaan proyek itu merata kepada pihak penyedia jasa.

"Kami sengaja tidak melelang secara bertahap agar 'kue-kue' ini bisa merata ke banyak penyedia jasa. Harapannya tentu agar perputaran uang terjadi di lingkup masyarakat hingga ada peningkatan pendapatan masyarakat terutama masyarakat Kabupaten Bogor," tutur Bambang.

Dia menjelaskan, dengan diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) maka besar kemungkinan pemenang lelang proyek-proyek insfrastruktur akan dimenangkan penyedia jasa lokal.

"Memang tidak ada aturan yang mengatur pemenang lelang diprioritaskan bagi penyedia jasa lokal, namun berkat peraturan PSBB yang membatasi pergerakan manusia maka mungkin saja lelang 100 atau bahkan lebih proyek insfrastruktur ini akan banyak dimenangkan penyedia jasa lokal karena mereka yang dari luar Bogor pasti harus menjalani isolasi mandiri dan menjalani rangkaian tes Covid-19 terlebih dahulu," jelasnya. (Reza Zurifwan)