Warga Keluhkan Aktivitas Galian Tanah di Kayumanis

Warga Keluhkan Aktivitas Galian Tanah di Kayumanis
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Warga Kayumanis mengeluhkan adanya aktivitas galian di pool Binamarga, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor yang baru beroperasi beberapa pekan ke belakang. Dari informasi yang dihimpun, aktivitas galian tersebut berasal dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang galian tanah.

Berdasarkan informasi, truk-truk yang mengangkut tanah merah ini menyebabkan jalan pool Binamarga berceceran tanah merah yang menyebabkan beberapa pengendara sepeda motor yang melintas tergelincir, terlebih saat hujan.

Salah seorang pengendara roda dua, Yosep (35) mengatakan semenjak ada lalu lalang truk galian tanah, jalan menjadi kotor dan licin. Bahkan, dirinya pernah tergelincir saat melintasi jalan tersebut. 

"Pemerintah harus tegas, masa ada galian tanah di tengah wilayah kota seperti ini. Jalan menjadi kotor dan berbahaya," ujarnya kepada wartawan.

Sementara itu, Lurah Kayumanis Hapid Supriadi membenarkan ada aktivitas galian di lokasi yang dulunya dikelola PT Hutama Prima. "Iya kami pihak kelurahan sudah mengetahui dan memantau adanya galian tersebut," katanya.

Menurut Hapid, surat perizinan yang baru didapatkan hanya surat tidak keberatan dari warga. Saat ditanyakan soal adanya warga yang tergelincir dirinya tidak mengetahui hal tersebut.

"Selama ini, pihak RW sudah melakukan penyemprotan jalan sebagai bentuk tanggungjawab. Kalau masih meresahkan nanti akan saya panggil lagi pihak-pihak terkait," tuturnya.

Saat dikonfirmasi, Camat Tanah Sareal Asep Kartiwa mengatakan, berdasarkan informasi yang disampaikan Lurah Kayumanis itu hanya aktivitas galian di Kelurahan Kayumanis.

"Info yang saya terima itu bukan galian, tapi perataan tanah," ujarnya.

Terpisah, Kasat Pol PP Kota Bogor Agustyan Syach mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas galian di Kelurahan Kayumanis itu. 

"Akan saya cek ke lokasi. Kalau memang tidak berizin maka bisa kami tutup lokasi galian tersebut," tegasnya. (Rizki Mauludi)