Lalu Lintas Padat, Pertokoan Buka, Apa Kabar PSBB di Garut?

Lalu Lintas Padat, Pertokoan Buka, Apa Kabar PSBB di Garut?
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Hingga hari ke lima pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Garut, arus lalu lintas masih sangat padat. Begitupun pertokoan yang tetap buka.

Di kawasan pusat kota Garut, Minggu (10/5/2020) hanya ruas jalan pada jalur tengah seperti ruas Jalan Ahmad Yani yang terbilang mulai teratur dan lengang.

Sedangkan ruas jalan lainnya seperti Jalan Cimanuk, Jalan Guntur, dan Papandayan kerap disergap kemacetan kendaraan berbagai jenis.

Kendati di jalur tengah pusat kota atau biasa disebut kawasan Pengkolan lengang dari lalu lintas kendaraan, pertokoan dan pedagang kaki lima tetap dijubeli pengunjung. Terlebih sepanjang ruas jalan Pasar Mandalagiri, dan Pasar Baru.

Sejumlah toko menutup bagian etalasenya dan hanya membuka pintu masuk sehingga sekilas terlihat sepi. Padahal di bagian dalamnya dipadati pengunjung.

Petugas pun cenderung bertoleran menyikapi keadaan tersebut. Berbeda halnya terhadap kendaraan yang melintas di jalur utama kawasan kota. Mereka lumayan sigap menghadang dan melakukan pemeriksaan.

Ironisnya, kendaraan roda empat masih tampak berjejer terparkir di sejumlah ruas jalan di kawasan Pengkolan tersebut. Beberapa kendaraan roda dua bahkan terparkir di bahu trotoar.

"Setiap hari juga seperti ini. Jalur tengah kosong (dari kendaraan0, tapi pertokoan penuh pengunjung. Kalau PKL khususnya pedagang roda, mereka berpindah-pindah tempat, tergantung kondisi," kata Yayan (48) warga Pakuwon Kecamatan Garut Kota.

"Tetap saja ribet. Mungkin sosialisasi dari Pemda Garut nya juga kurang. Banyak masyarakat yang enggak tahu bagaimana persisnya PSBB di Garut itu. Apalagi PSBB sudah berjalan, tapi bantuan bagi mereka yang terdampak masih belum jelas," kata Subakat (49) warga Ciwalen Garut Kota.(zainulmukhtar)