Jokowi Berikan Bansos Paket Sembako Kepada Masyarakat di 7 Kecamatan Ini

Jokowi Berikan Bansos Paket Sembako Kepada Masyarakat di 7 Kecamatan Ini
istimewa

INILAH, Bogor - Presiden Joko Widodo memberi perhatian khusus bagi DKI Jakarta  berikut daerah Bogor Depok Tanggerang dan Bekasi (Bodetabek-l yang berbatasan dan sebagai daerah penyangga ibu kota Negara Republik Indonesia. Hal ini karena daerah - daerah ini terdampak dari setiap apapun kebijakan yang diterapkan dikeluarkan oleh Prmprov DKI Jakarta maupun pemerintah pusat.

Perhatian  Presiden Joko Widodo itu berupa pemberian paket sembako sebagai upaya social safety nett sebagai akibat adanya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta yang kemudian diikuti oleh wilayah Bodetabek.  

"Bantuan sosial berupa paket sembako iji diberikan bagi 600 ribu keluarga di wilayah bodetabek yang berbatasan dengan jakarta," ucap juru bicara Tim Gugus Tugas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor Syarifah Sopiah Dwikorawati kepada wartawan, Senin (11/5).

Wanita yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah ini menerangkan untuk wilayah Kabupaten Bogor, kecamatan yang akan  mendapatkan bantuan sosial paket sembako meliputi wilayah yang masuk dalam zona merah penyebaran wabah virus corona dan berdekatan dengan wilayah DKI Jakarta.

"Warga di Kecamatan Cibinong, Gunung Putri, Klapanunggal, Bojonggede, Cileungsi, Jonggol dan Citeureup akan mendapatkan bantuan sosial paket sembako dari Presiden Joko Widodo. Mereka masuk kedalam 600 ribu warga Bodebek yang mendapatkan bantuan sosial ini," terangnya.

Syarifah menuturkan jumlah nilai bantuan sosial paket sembako sebesar Rp 600.000 perkeluarga perbulan ini disalurkan sebanyak (dua) kali setiap bulannya sehingga setiap 2 minggu nilainya penyalurannya sebesar Rp. 300,000.

"Bantuan sosial paket sembako ini akan berlangsung 3 bulan dengan nilai Rp 600.000 yang penyalurkannnya kedalam dua tahap," tutur Syarifah.

Wanita asli Banten ini menjelaskan jumlah penerima sembako untuk 7 kecamatan diatas  sebanyak 75.870 keluarga penerina manfaat, dimana m tahap pertama akan dibagikan untuk 66.931 keluarga penerima manfaat.

"Syarat keluarga penerima manfaat bantuan sosial dari Presiden Joko Widodo ini  harus diluar penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), sedangkan untuk penetapannya bisa diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) maupun non DTKS," jelasnya.

Wanita alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) ini melanjutkan untuk sistem pendistribusian bantuan sosial paket sembako ini langsung diantar ke rumah keluarga penerima manfaat oleh vendor yang ditunjuk sebelumnya oleh Kementerian Sosial.

"Bendor yang ditunjuk Kemeterian Sosial ini akan didampingi  Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) setelah sebelumnya berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa dan kecamatan. Untuk memperlancar penyaluran bantuan sosial paket sembako ini kami mewajibkan RT dan RW untuk berperan aktif dalam membantu kelancaran pelaksanaan distribusi sembako dan juga menyediakan tempat penyimpanan sementara di setiap titik distribusi," lanjut Syarifah. (Reza Zurifwan)

 

Berdasarkan surat dari Kementerian Sosial Republik Indonesia No : 835/3/BS.01.03/5/2020 tgl 6 Mei 2020,  Bantuan sosial paket sembako ini akan disalurkan selama enam kali yaitu :

-  Tahap I & II   : berupa beras 25 kg dan sembako

- Tahap III        : berupa sembako

-  Tahap IV      : berupa beras 25 kg

- Tahap V        : berupa sembako

-  Tahap VI      : berupa sembako