Soal THR, Pemkot Cimahi Tunggu Keputusan Pusat

Soal THR, Pemkot Cimahi Tunggu Keputusan Pusat

INILAH, Cimahi- Pemkot Cimahi mengaku masih menunggu peraturan resmi dari pemerintah terkait Tunjangan Hari Raya (THR) atau gaji ke-14 bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Cimahi.

"Nunggu aturan dari pusat. Kalau yang sudah-sudah ada PP (Peraturan Pemerintah) khusus untuk pemberian tunjangan ke-14 atau THR," kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi, Achmad Nuryana saat ditemui, Senin (11/5/2020).

Namun, tidak semua abdi negara di Kota Cimahi akan mendapatkan THR. Hanya PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) esselon II ke bawah yang akan mendapatkannya. Sementara esselon I dan II harus gigit jari.

Berdasarkan data tahun 2019, jumlah PNS di Kota Cimahi mencapai 4.481 orang. Rinciannya, esselon IIA 1 orang, esselon II B 28 orang, IIIA 44 orang, III B 61 orang, esselon IV A 279 dan esselon IV B 92 orang.

Selain eselon I dan II, pejabat negara seperti Wali dan Wakil Walo Kota, hingga Anggota DPRD Kota Cimahi juga tidak akan mendapatkan gaji ke-14.  Sementara untuk besaran pengeluaran kebutuhan THR PNS di Kota Cimahi, diperkirakan tidak akan jauh berbeda dari pengeluaran gaji bulanan. 

"Jumlahnya mencapai Rp 23 miliar jika hitungan pengeluaran setiap bulannya," ujarnya.

Besaran tersebut hanya tinggal dikurangi untuk pejabat esselon II saja yang mencapai 29 orang, yang terdiri dari Sekretaris Daerah (Sekda), para asisten, kepala dinas hingga staff ahli.

Seperti diketahui, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani mengumumkan, THR atau gaji ke-14 bagi para PNS pusat dan daerah, TNI, Polri serta pensiunan bakal cair pekan ini.