Sehari-hari Bekerja di Jakarta, 3 Karyawati Asal Kab Bogor Ini Positif Covid-19

Sehari-hari Bekerja di Jakarta, 3 Karyawati Asal Kab Bogor Ini Positif Covid-19
Ilustrasi/Diskominfo Kabupaten Bogor

INILAH, Bogor - Tiga orang karyawati yang sehari - hari bekerja di DKI Jakarta terkonfirmasi positif wabah virus corona (covid 19). Total, ada 156 warga Bumi Tegar Beriman yang telah terpapar virus asal Wuhan ini.

"Ketiga peremmpuan yang berstatus  karyawati ini sudah diperiksa dan dirawat di rumah sakit di DKI Jakarta, ketiganya terkonfirmasi positif wabah virus corona," ucap Bupati Bogor Ade Yasin kepada wartawan, Senin (11/5).

Ketua Tim Gugus Tugas Penangganan Covid 19 Kabupaten Bogor ini menerangkan ketiga orang perempuan itu merupakan warga Kecamatan Rumpin,  Sukaraja dan Babakan Madang.

"Ketiga orang perempuan ini masih berusia produktif yaitu 37, 53 dan 43 tahun, kuat dugaan mereka terpapar di DKI Jakarta karena dari awal diperiksa hingga dirawat juga di ibu kota negara," terangnya.

Ade menuturkan dengan ditemukan kasus wabah virus corona di Kecamatan Rumpin, maka total kecamatan yang masuk zona merah penyebaran covid 19 ada 19 kecamatan.

"19 kecamatan yang masuk zona merah penyebaran covid 19 ialah Kecamatan Rumpin, Gunung Sindur, Ciseeng, Kemang, Tajur Halang, Bojonggede, Sukaraja, Cibinong, Babakan Madang, Citeureup, Gunung Putri, Cileungsi, Jonggol, Ciawi, Caringin, Tamansari, Ciomas, Ciampea dan Leuwisadeng," tutur Ade.

Wanita berusia 51 tahun ini menjelaskan bahwa jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) di Bumi Tegar Beriman ada 317 orang, sementara jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 482 orang.

"Jumlah ODP dan PDP ini ada penambahan, jika sebelumnya jumlah ODP ada 316 orang maka hari ini ada 317 orang. Sementara jumlah PDP yang sebelumnya ada 472 orang bertambah menjadi 482 orang, dimana 49 orang PDP diantaranya dikabarkan sudah meninggal dunia," jelasnya. 

Data total kasus positif covid 19  di Kabupaten Bogot ada 156 kasus, dimana 

20 orang telah dinyatakan sembuh, 11 orang telah meninggal dunia dan 125 orang lainnya masih  menjalani perawatan. (Reza Zurifwan)