Lagi, Robert Alberts Ungkap Keinginan Pensiun di Persib

Lagi, Robert Alberts Ungkap Keinginan Pensiun di Persib
Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts. (Antara Foto)

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts memiliki keinginan besar untuk mengakhiri kariernya di tim Maung Bandung. 

Robert mengaku memiliki banyak alasan untuk pensiun di Persib Bandung meski tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini baru ditangani pada musim 2019 lalu. 

"Sederhana saja, saya memulai karier kepelatihan di Asia pada 1992, itu tahun pertama saya datang ke Asia dan melatih beberapa tahun di Malaysia," kata Robert saat dihubungi Selasa (12/5/2020). 

Selain Malaysia, Robert juga sempat melatih di Singapura, Korea Selatan. Lalu, pelatih asal Belanda ini juga pernah menangani klub Thailand, BEC Tero Sasana meski dalam waktu singkat. Setelah itu barulah ke Indonesia. 

"Saya sudah melihat banyak klub. Saya juga melihat manajemen Persib Bandung. Saya melihat suporter Persib dan mendapatkan kesempatan melihat stadion fantastis di Bandung seperti GBLA yang merupakan salah satu stadion terbaik di Asia Tenggara," bebernya.

Robert menilai Persib ditangani orang-orang yang ingin benar-benar membangun tim kearah yang lebih baik. Seperti halnya Glenn Sugita sebagai Direktur Utama dan Teddy Tjahjono selaku Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). 

"Saya melihat kerelaan dari Glenn dan Teddy sebagai orang yang ingin membangun masa depan klub ini. Mereka sudah mulai membangun akademi untuk klub," tuturnya.

Dengan alasan ini, Robert berkeinginan untuk mengakhiri kepelatihannya di Persib Bandung. Sebab Persib yang merupakan klub profesional di Indonesia, ditangani manajemen yang sangat baik.

"Bagi saya manajemen Persib Bandung adalah yang terbaik dan saya ingin mengakhiri karir saya dengan kesuksesan besar," tegasnya.

Namun demikian, Robert memahami butuh upaya keras untuk bisa pensiun di Persib Bandung. Paling tidak, bisa memberikan prestasi yang gemilang untuk Persib. 

"Tentu untuk mencapai itu bersama klub, kami harus membuat modul profesional, dengan membentuk akademi yang bagus, menyuarakan filosofi permainan klub, supaya talenta muda bisa muncul dan mereka yang memainkan filosofi Persib itu sendiri, baik dari teknik, taktik dan juga mental," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)