PSK ABG di Kemang Masih Nekat 'Berkeliaran' di Tengah Pandemi Covid-19

PSK ABG di Kemang Masih Nekat 'Berkeliaran' di Tengah Pandemi Covid-19
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Kemang - Dua orang Pekerja Seks Komersial (PSK) remaja perempuan berusia 16 tahun kembali terjaring operasi penertiban yang dilakukan Babinsa bersama Satgas Covid 19 Desa dan Kecamatan Kemang.

Mereka terjaring di Jalan Raya Parung atau Jalan Baru Kemang pada Selasa (13/5) dini hari tepatnya pada pukul 01.44 WIB, setelah sebelumnya berhasil kencan dengan lelaki hidung belang.

"Tadi malam dalam operasi penertiban kami berhasil menjaring atau mengamankan 4 orang PSK, dimana 2 orang diantaranya merupakan remaja perempuan berusia 16 tahun sementara 2 orang lainnya janda muda berusia 25 tahun,  operasi ini kami lakukan karena di masa pandemic wabah virus corona (covid 19) maupun Bulan Suci Ramadan masih marak PSK yang menjajakan dirinya," ucap Serma Happy Bhabinsa Desa Kemang kepada wartawan.

Ia menerangkan di wilayahnya memang marak PSK remaja ataupun muda yang kerap menjajakan diri, hingga bersama Satgas Covid 19 Desa dan Kecamatan Kemang rutin melakukan operasi penertiban.

"Usia PSKnya memang ada yang remaja dan masih tergolong muda seperti hari ini, para remaja yang sudah putus sekolah ataupun masih sekolah ini umumnya menjajakan diri karena demi gaya hidup karena kami melihat sendiri handphonenya bagus - bagus hingga kesimpulan kami ini bukan karena keperluan hidup," terangnya.

Happy menuturkan  karena Seksi Trantib Kecamatan Kemang maupun Satpol PP Kabupaten Bogor tidak ikut dalam operasi penertiban atau nongol babat maka para PSK yang terjaring hanya dilakukan pendataan dan diminta tidak mengulangi lagi perbuatannya.

"Fokus kami hanya mendata dan 'mengusirnya' agar tidak ada praktik prostitusi di Desa Kemang, hingga mungkin pembinaannya tidak maksimal," tutur Happy.

Ayah 4 orang anak ini menjelaskan untuk menjaring PSK atau pelaku prostitusi, selain menggunakan mobil pribadi atau preman jajarannnya juga melalukan patroli secara berulang.

"Di patroli kami keliling Rukun Warga (RW) yang pertama kami tidak berhasil, baru di operasi penertiban nobat kedua kalinya pada pukul 01.44 WIB baru berhasil menjaring PSK remaja dan muda ini," jelasnya. (Reza Zurifwan)