Longsor Bukit Pawaja, Karena Penggundulan Hutan?

Longsor Bukit Pawaja, Karena Penggundulan Hutan?

INILAH, Leuwiliang – Bencana longsor tak pernah menjauhi Kabupaten Bogor. Kali ini, Bukit Pawaja, Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng, yang mengalaminya. Karena ada penggundulan hutan?

Ini merupakan bencana longsor kedua yang terjadi di wilayah Kabupaten Bogor dalam dua hari terakhir. Sebelumnya, pada Senin (11/5), longsor juga menimpa Kampung Ciputih Lebak, Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya.

Relawan Desa Tanggap Bencana (Destana) Sibanteng Kecamatan Leuwisadeng, Alif Firmansyah menuturkan menurut keterangan warga sekitar Bukit Pawaja mengalami longsor karena kuat dugaan ada penebangan pohon hingga terjadi penggundulan. 

“Ada informasi warga Bukit Pawaja yang saat ini menjadi objek wisata sebelumnya mengalami penggundulan kuat dugaan karena pohon-pohon yang ada di bukit tersebut telah ditebang untuk kepentingan parawisata,” tutur Alif, Rabu (13/5/2020).

Yudi Adam, Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengatakan jika melihat kondisi pemukiman warga yang rawan sekali akan bencana alam, ada kemungkinan Pemkab Bogor merelokasi rumah warga ke tempat yang lebih aman.

Longsor sendiri terjadi setelah hujan deras selama 10 jam di wilayah Bumi Tegar Beriman mendera kawasan Bukit Pawaja, Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng.  Akibatnya 14 rumah di Kampung Seruduk dan Kampung Curug, RT 01 RW 06 Desa Wangun Jaya, mengalami rusak berat, 1 orang meninggal dunia, 2 unit kendaraan roda dua dan 1 unit kendaraan roda empat mengalami kerusakan.

“Mulai dari Selasa sore hingga Rabu dini hari terjadi hujan deras yang membuat Bukit Pawaja, Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng mengalami tanah longsor dan juga banjir bandang, 14 rumah mengalami rusak berat, 1 orang meninggal dunia, 2 unit kendaraan roda dua dan 1 unit kendaraan roda empat mengalami kerusakan," ujar Yudi Adam. (reza zurifwan)