Ternyata Ini Alasan Para Anggota DPRD Kota Bogor Lakukan Swab Test

Ternyata Ini Alasan Para Anggota DPRD Kota Bogor Lakukan Swab Test
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto membeberkan alasan beberapa anggota DPRD Kota Bogor melakukan swab test di GOR Pajajaran pada Selasa (12/5/2020). Alasannya ada satu orang staff setwan positif Covid-19 yang masuk dalam cluster Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Kota Bogor yang muncul pada Maret lalu.

"Salah satu peserta dalam pelatihan PBJ positif Covid-19 dan meninggal pada akhir Maret. Setelahnya dilakukan swab test dan baru keluar kamis yang lalu," ungkap Atang kepada INILAH pada Rabu (13/5/2020). 

Atang melanjutkan, berdasarkan atas hal tersebut, maka dilakukanlah tracking dengan rapid test tehadap 20 pegawai setwan lain yang sempat berinteraksi. Dari hasil rapid test, ada tiga orang yang hasilnya reaktif dan dilakukan swab test pada Senin (11/5/2020) lalu termasuk mengikutkan 30 pegawai lain yang pernah kontak dengan tiga pegawai ini.

"Atas dasar hal itu pula, Dinkes melaksanakan test swab kepad seluruh anggota DPRD. Dinkes mengundang nama-nama yang menjadi ODP, termasuk anggota DPRD kemarin Selasa (12/5/2020). Itu dilakukan sebagai bagian dari tracking dan upaya kewaspadaan untuk pemutusan rantai penyebaran Covid-19," tambahnya.

Atang menegaskan, apabila ingin memanfaatkan anggaran, istilah kasarnya, para anggota DPRD tentu akan lakukan jauh-jauh hari yang lalu. 

"Di bulan Maret semua anggota berstatus ODP, tapi kami meminta Dinas terkait untuk melakukan tes ke para tenaga medis dahulu,"  terangnya.

Atang menambahkan, pihaknya tetap bekerja seoptimal mungkin ditengah pandemi Covid-19 ini, dan tetap berikhtiar untuk menjaga kesehatan diri agar bisa bekerja secara maksimal.

"Untuk jumlah anggota yang ikut swab test, saya belum mendapatkan informasinya, karena memang tidak semua hadir ditengah aktivitas dan tugas lain yang bersamaan waktunya," pungkasnya.