Pasar Smartphone 5G Didominasi Merek China

Pasar Smartphone 5G Didominasi Merek China
istimewa

INILAH, Boston - Jumlah pengiriman smartphone berteknologi 5G terus meningkat di empat bulan pertama tahun ini. Lembaga riset Strategy Analytics mencatat sebanyak 24,1 juta unit smartphone 5G terkirim secara global selama periode Q1 2020.

Mengutip Venture Beat, angka tersebut lebih tinggi 29 persen dibandingkan keseluruhan tahun lalu. Sepanjang 2019, tercatat pengiriman sebanyak 18,7 juta smartphone 5G.

Posisi teratas untuk pabrikan smartphone 5G terbesar di dunia di Q1 2020 masih ditempati oleh Samsung dengan pengiriman sebanyak 8,3 juta unit dan pangsa pasar 34,4 persen. Namun, sisanya didominasi oleh merek China, yakni Huawei, Vivo, Xiaomi, dan OPPO.

"Para vendor China menguasai 61 persen dari volume pengiriman smartphone 5G di Q1 2020, sebagian besar berasal dari pasaran negeri China," tulis Strategy Analytics dalam laporannya.

Angka permintaan smartphone 5G memang paling besar di China, meskipun di tengah pandemi virus corona (COVID-19). Sebabnya antara lain penggelaran jaringan 5G yang cepat di Negeri Tirai Bambu itu hingga akhir 2019.

Hampir semua angka pengiriman smartphone 5G Huawei yang sebesar 8 juta unit pada Q1 2020 berasal dari China. Pabrikan ini duduk di posisi kedua setelah Samsung dengan pangsa pasar 33,2 persen. Adapun Xiaomi, OPPO, dan Vivo memiliki pangsa pasar gabungan sebesar 27 persen.

"Seiring dengan aktivitas ekonomi yang terus ditingkatkan di China, kami memprediksi angka pengiriman smartphone 5G ke wilayah pasar ini akan terus-menerus mengalami peningkatan dramatis pada 2020," tulis Strategy Analytics. (inilah.com)