JNE dan Ikhlas Foundation Bagikan 1.500 Nasi Bungkus Buka Puasa

JNE dan Ikhlas Foundation Bagikan 1.500 Nasi Bungkus Buka Puasa
istimewa

INILAH, Bandung - Pandemi Covid-19 berdampak pada semua lini kehidupan. Dampak paling besar dari pandemi ini terjadi pada kehidupan sosial masyarakat dan terhadap orang berpenghasilan harian karena banyak yang kehilangan mata pencaharian, bahkan kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.

Melihat kondisi yang memprihatinkan saat ini, JNE berkolaborasi dengan Ikhlas Foundation-Mualaf Center turut tergerak berpartisipasi dalam kolaborasi pemberian bantuan 1500 nasi bungkus. Pembagian nasi bungkus ini dilaksanakan di beberapa titik di Jakarta secara bertahap. Dimulai dengan 300 bungkus pertama pada Senin (11/5/2020) di sekitar area Tomang-Hasyim Ashari-Roxy.

Pembagian nasi bungkus ini pun berlanjut di area Puri Kembangan sebanyak 300 bungkus pada Rabu (13/5/2020) dan di sekitar area Kantor JNE Hub Garuda Kemayoran pada Jumat (15/5/2020) sebanyak 350 bungkus.

Rencananya, pada Senin (18/5/2020) nanti 300 bungkus juga dibagikan di sekitar Kantor JNE Hub Sunter mau pun Ancol, dan 300 bungkus lagi di sekitar Kantor JNE Hub Poglar serta Kemanggisan Jakarta pada Rabu (20/5/2020) mendatang.

VP Marketing JNE Eri Palgunadi mengatakan, upaya memerangi dampak virus corona harus dilakukan dengan kerjasama dan gotong royong sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap sesama sebagai bentuk aksi solidaritas.

"Setelah JNE melakukan beragam langkah pencegahan Covid-19 di internal perusahaan, selanjutnya adalah langkah yang bermanfaat juga untuk pihak eksternal,” kata Eri dalam rilis yang diterima, Jumat (15/5/2020).

Sebagai salah satu penggerak rantai pasok penunjang perekonomian, JNE menjadi salah satu perusahaan yang didukung pemerintah untuk terus beroperasi.

“Hal tersebut menjadi momentum bagi JNE untuk membantu sesama dan terus memenuhi kebutuhan pengiriman paket pelanggan. Oleh karena itu JNE tetap buka untuk melayani, apalagi saat ini adalah momen Ramadan dan Idul Fitri,” ujarnya. (*)