Polemik THR, Disnakertrans KBB Buka Posko Pengaduan

Polemik THR, Disnakertrans KBB Buka Posko Pengaduan
Kepala Disnakertrans KBB Iing Solihin. (net)

INILAH, Ngamprah - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat mengeluarkan surat edaran (SE) terkait kewajiban perusahaan untuk membayar Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan Tahun 2020 di masa pandemi Covid-19.

Kepala Disnakertrans KBB Iing Solihin mengatakan, terkait dengan kewajiban perusahaan untuk membayar THR, pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 400/936/Disnakertrans Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2020 di perusahaan dalam masa pandemi Covid-19.

"Selain itu, kami juga mengacu pada Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/6/HI/.00.01/V/2020 tentang pemberian THR bagi buruh di masa pandemi Covid-19," katanya kepada INILAH, Jumat (15/5/2020).

Iing menjelaskan, dalam SE tersebut ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan dan para buruh, kendati adanya pandemi Covid-19 yang membawa dampak terhadap kelangsungan usaha dan mempertimbangkan kebutuhan pekerja/buruh terkait THR.

"Pertama, perusahaan agar membayar THR kepada buruh sesuai perundang-undangan," ungkapnya. Kedua, lanjut Iing, apabila perusahaan tidak mampu membayar THR tepat waktu dan sesuai dengan perundang-undangan. Maka, kata dia, ada beberapa solusi, di antaranya THR bisa dibayarkan secara bertahap, THR bisa ditunda sampai dengan jangka waktu yang ditentukan sesuai dengan kesepakatan.

"Itu juga ada batas waktu dan cara pengenaan denda keterlambatan pembayaran THR bagi perusahaan," paparnya. Lebih jauh Iing menjelaskan, kesepakatan antara pihak perusahaan dan buruh sebagaimana yang dipaparkan dalam poin kedua, hasilnya harus dilaporkan kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB.

"Jadi kesepakatan terkait waktu, cara pembayaran THR, dan denda ini tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR dan denda kepada buruh dengan besaran nilai sesuai perundang-undangan. Wajib dibayar di tahun 2020," jelasnya.

Iing mengaku, ada beberapa perusahaan di KBB yang sudah membayarkan THR bagi karyawannya, di antaranya PT Indofood, Royale, PT Ateja, PT Ultra Jaya, PT Carillon, dan PT Sanbe Farma. "Ada juga perusahaan yang belum melakukan pembayaran THR kepada karyawannya, yakni  PT Kwangduk Worldwide yang berlokasi di Cipendeuy, Cikalongwetan," ujarnya.

Iing menambahkan, untuk perusahaan atau buruh yang ingin berkoordinasi atau mendapat informasi terkait THR, bisa menghubungi Posko Komando (Posko) THR yang berada di Kantor Disnakertrans KBB. "Kami menyediakan posko pengaduan di Kantor Disnakertrans KBB terkait dengan THR," tandasnya. (agus sn)