Rapid TesT di 22 Check Point di Garut Temukan 4 Reaktif Covid-19

Rapid TesT di 22 Check Point di Garut Temukan 4 Reaktif Covid-19

INILAH, Garut,- Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut menemukan empat orang reaktif Covid-19 pada pelaksanaan skrining rapid diagnostic test (RDT) Covid-19 terhadap sebanyak 1.452 pengunjung di 22 pos check point, 2 pos drive thrue, dan Labkesda di Garut, Jumat (15/5/2020).

Dalam siaran persnya, menurut Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin, keempat orang reaktif Covid-19 tersebut berasal dari Kecamatan Bayongbong, Karangpawitan, Tarogong Kidul, dan Kecamatan Garut Kota.

Sesuai protokol tetap penanganan kasus Covid-19, sebagaimana kasus reaktif Covid-19 sebelumnya, keempat orang reaktif Covid-19 tersebut dirujuk ke layanan kesehatan untuk diambil sampel swab-nya untuk diperiksakan di laboratorium kesehatan di Bandung guna memastikan positif tidaknya terjangkit Covid-19. Mereka juga diharuskan melakukan isolasi sambil menunggu hasil tes sampel swab-nya untuk penanganan selanjutnya.

"Pada hari ini juga ada penambahan tujuh kasus ODP. Sehingga jumlah kasus ODP di Garut hingga saat ini menjadi sebanyak 2.546 kasus. Sebanhyak 121 kasus di antaranya masih dalam pemantauan, 4 dalam perawatan, dan 2.421 selesai pemantauan dengan sebanyak 13 kasus kematian," kata Muksin.

Secara keseluruhan, total kasus Covid-19 di Garut bertambah menjadi sebanyak 3.359 kasus.
Selain kasus ODP, kasus tersebut terdiri atas kasus OTG mencapai sebanyak 744 kasus (312 masih dalam observasi dan 432 selesai masa observasi tanpa ada kasus kematian), kasus PDP sebanyak 58 kasus (5 kasus dalam perawatan dan 53 kasus selesai pengawasan dengan kematian 15 kasus), kasus positif sebanyak 11 kasus (7 dalam perawatan di rumah sakit, 1 kasus isolasi mandiri di rumah menunggul hasil laboratorium, 2 kasus dinyatakan sembuh, dan 1 kasus meninggal).(zainul mukhtar)