Selama PSBB, Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta Intensifkan Rapid Test Massal

Selama PSBB, Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta Intensifkan Rapid Test Massal
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta, telah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah ini. Kegiatan tersebut telah berlangsung selama 11 hari terakhir. Ada enam dari 17 kecamatan yang diberlakukan pembatasan tersebut.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menuturkan, sejauh ini penerapan PSBB di wilayahnya berjalan cukup efektif. Dengan pembatasan ini, kerumunan massa bisa sedikit ditekan. Melalui PSBB tersebut, jajarannya berharap mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayahnya bisa diminimalisasi.

“Sejauh ini, langkah-langkah antisipasi terus kami lakukan melalui gugus tugas covid-19. Di antaranya, tetap melakukan rapid test (pemeriksaan) dan tracing (pelacakan), terutama kepada warga yang kontak erat dengan pasien dalam pengawasan,” ujar Anne kepada INILAH, akhir pekan kemarin.

Anne menjelaskan, selama PSBB berlangsung, jajarannya terus melakukan tes cepat (rapid tes) secara massal di beberapa lokasi. Sampai hari ini, sudah ada lima lokasi yang disisir untuk dilakukan rapid test secara massal itu. Termasuk di dua pasar tradisional dan komplek perumahan.

“Sejak PSBB, kita sudah melakukan rapid test massal di lima lokasi. Hari ini juga, kami gelar di Pasar Jumat,” jelas Anne.

Dari lima wilayah yang digelar kegiatan test masal itu, warga yang telah menjalani rapid tes tersebut sebanyak 293 orang. Dari ratusan warga itu, 10 orang di antaranya reaktif terhadap Covid-19.

“Rapid Test ini dilakukan secara acak, baik para pengunjung pasar maupun masyarakat sekitar,” tambah dia.

Anne menambahkan, selama penerapan PSBB ini targetnya ada tujuh titik yang akan digelar rapid tes secara massal. Adapun lima titik wilayah yang telah menjalani rapid tes ini, yakni di Perum Oesman Singawinata, Maracang, Perum Griya Asri dan Perum Citalang dan Pasar Jumat. (Asep Mulyana)