Bukan Asuransi, Ini Bantuan untuk Petani di Desa Wangun Jaya Leuwisadeng

Bukan Asuransi, Ini Bantuan untuk Petani di Desa Wangun Jaya Leuwisadeng
Foto: Reza Zurifwan


INILAH, Leuwisadeng - Sebanyak 5 hektare sawah di Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mengalami kerusakan akibat tertimpa bencana alam tanah longsor dan banjir bandang Rabu (13/5) lalu.

Namun karena tak ada kerugian tanaman padi yang rusak hingga petani atau kelompok tani setempat tidak mendapatkan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP).

"Alhamdulillah petani padi di Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng sebelum tertimpa bencana alam tanah longsor dan banjir bandang sudah selesai memanen padinya, tetapi untuk lahan nanti kita coba bantu dengan alat berat," kata Siti Nuriyanti Kepala Dinas Pertanian Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor kepada wartawan, Minggu (17/5).

Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana ini menerangkan selain akan membantu dengan menyediakan alat berat, biaya operasional rehabilitasi sawah pun juga akan dianggarkan.

"Nanti di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD - P) akan kami siapkan anggaran untuk biaya oerasional rehabilitasi 5 hektare sawah di Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng tersebut," terangnya.

Nuriyanti menuturkan mengantisipasi kekurangan anggaran di APBD - P tingkat II, jajarannya juga bersiap - siap mengusulkan bamtuan keuangan  anggaran untuk biaya oerasional rehabilitasi 5 hektare sawah di Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng tersebut ke Pemprov Jawa Barat.

"Kalaupun nanti di APBD - P tingkat II kita tidak kebagian karena adanya penangganan covid 19, bersama 1740 hektare sawah di Kecamatan Sukajaya kami akan ajukan bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Jawa Barat pada APBD tingkat I pada tahun 2021 mendatang," tutur Nuriyanti.

Alumni Institut menjelaskan jika pada bencana alam tanah longsor dan banjir bandang, petani disana mengalami prakiraan kerugian sebesar 39 miliar, untuk besar kerugia  bencana serupa di Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng masih dalam proses perhitungan.

"Distanhorbun Kabupaten Bogor saat ini masih dalam proses perhitungan prakiraan kerugian bencama alam tanah longsor dan banjir bandang yang terjadi di Desa Wangun Jaya, Leuwisadeng," jelasnya. (Reza Zurifwan)