Gara-gara Ini, Warga Kab Bogor Terancam Tak Dapat Bansos Sebelum Lebaran

Gara-gara Ini, Warga Kab Bogor Terancam Tak Dapat Bansos Sebelum Lebaran
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Di hadapan Asisten Administrasi Setda Provinsi Jawa Barat Dudi Sudrajat Abdurachim, Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin mengkhawatirkan bantuan sosial yang bersumber dari dana desa.

Hal itu karena dari 416 desa, tidak banyak desa yang sudah cair anggaran dana desanya hingga diprediksi masyarakat desa tidak mendapatkan bantuan sosial senilai Rp 600 ribu sebelum Idul Fitri mendatang.

"Dana desa tahap II  belum banyak yang cair hingga kami khawatir masyarakat desa hingga menjelang Idhul Fitri belum mendapatkan bantuan sosial senilai Rp 600 ribu tersebut," ucap Burhanudin kepada wartawan di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Sabtu (16/5)

Mantan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat ini meminta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk memangkas birokrasi hingga dana desa tahap II segera cair.

"Karena belum cairnya dana desa tahap II, maka kami minta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi tetap bisa mencairkan dana desa tahap II walaupun Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) tahap I belum diserahkan," pintanya.

Burhan sapaan akrabnya menuturkan bahwa untuk bantuan sosial dari Presiden Joko Widodo dan Bupati Bogor Ade Yasin sejauh ini tidak ada masalah, kalaupun  jika masih ada yang salah sasaran keluarga penerima manfaat itu jumlahnya sangat sedikit.

"Satu atau dua orang perwilayah mungki  ada bantuan sosial dari Presiden Joko Widodo maupun Bupati Bogor Ade Yasin yang salah sasaran atau kualitas berasnya kurang bagus, tapi itu semua sudah kami antisipasi. Apalagi untuk bantuan dari Bupati Bogor itu menggunakan kendaraan berikut tenaga aparat kepolisian dan TNI hingga penyalurannya terbilang lancar walaupun tidak bisa serentak karena luasnya wilayah Kabupaten Bogor," tutur Burhan.

Ditemui dilokasi yang sama, Asisten Administrasi Setda Provinsi Jawa Barat, Dudi Sudrajat Abdurachim menjelaskan kunjugannya ke Kabupaten Bogor untuk menerima masukan kendala penyaluran bantuan sosial.

"Kalau ada penyaluran bantuan sosial khususnya dari Pemprov Jawa Barat yang belum maksimal kami minta maaf, dan kami siap menerima masukan agar sebelum Idhul Fitri bantuan sosial tahap kedua bisa segera disalurkan secara merata," jelas Dudi.

Ia berharap penyebaran wabah virus corona (covid 19) bisa segera terhenti karena penangganan covid 19 ini sudah menyedot Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

"Untuk  APBD tingkat I (Provinsi Jawa Barat) biaya penangganan covid 19 sudah mencapai belasan triliun rupiah dan sudah memotong pagu anggaran lainnya yang ada di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dengan melakanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara disiplin tentunya kita berharap penyebaran wabah virus corona ini bisa segera terhenti," harapnya. (Reza Zurifwan)