Peserta dari 3 Benua Ikuti Kajian Ramadan Rumah Kabisa 

Peserta dari 3 Benua Ikuti Kajian Ramadan Rumah Kabisa 
istimewa

INILAH, Bandung - Kajian Bareng (Kabar) Ramadan 1441 H yang diselenggarakan Rumah Kajian Al-Baqiyatush Sholihat (Kabisa) mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat. Bahkan, kajian yang diselenggarakan secara daring ini diikuti peserta yang berasal dari tiga benua. 

Tak hanya dari Indonesia, mereka yang mengikuti kajian ini juga berasal dari Singapura, Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Peserta dari dalam negeri tersebar di Jakarta, Bandung Raya, Sukabumi, Bogor, Bekasi, Subang, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, Yogyakarta, Trenggalek (Jawa Timur), Samarinda (Kalimantan Timur), dan Ambon. 

Adapun peserta dari luar negeri meliputi Singapura dan Jepang (Asia), Hamburg (Jerman, Eropa), serta Wisconsin, Los Angeles, dan California (Amerika Serikat).   

“Program ini dilaksanakan selama 7 hari di pekan kedua bulan Ramadan, terhitung mulai hari Jumat (1/5/2020) hingga Kamis (7/5/2020) setiap pukul 09.00-11.00 WIB,” ujar Ketua Kabisa Wanti Fitriani Mulyasari melalui siaran pers yang diterima, belum lama ini. 

Menurutnya, kegiatan Kabar Ramadan 1441 H semula akan dilaksanakan secara tatap muka langsung bertempat di Aryaduta Hotel, Bandung. 

“Namun, seiring dengan kondisi persebaran Covid-19 yang kian masif diikuti dengan pemberlakuan kebijakan tentang social distancing dan physical distancing bahkan kemudian diperkuat melalui kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), maka pada akhirnya pihak Rumah Kabisa menyesuaikan pelaksanaan kajian menjadi secara online dengan menggunakan media zoom,” ungkapnya. 

Pemanfaatan media komunikasi online dan kebijakan #Di Rumah Saja selama masa Pandemi Covid-19 ini betul-betul berdampak positif dan membawa hikmah yang luar biasa bagi penyelenggaraan Kabar Ramadban perdana yang digelar Rumah Kabisa. Sebab, dari promosi even yang hanya menggunakan digital flyer dan disebar melalui media sosial maupun jaringan komunikasi pribadi, terdaftar sebanyak 187 orang peserta (dari target awal hanya 90 orang) yang berasal dari berbagai daerah baik di dalam maupun luar negeri. 

“Pencapaian jumlah dan sebaran peserta ini sangat jauh melampaui harapan. Selain atas iktiar maksimal yang dilakukan selama masa promosi even, tentu saja hal ini tidak terlepas dari kuasa Allah Swt yang menggerakkan hati para peserta untuk mau mendaftar, gabung di media zoom dan berpartisipasi aktif pada kegiatan Kabar Ramadan 1441 H,” jelasnya. 

Kabar Ramadan 1441 H secara resmi ditutup Pembina Kabisa Din Syamsuddin dan Maman Abdurrahman, Kamis (7/5/2020). Rumah Kabisa diharapkan bisa terus melaksanakan kajian dengan mengangkat topik-topik kajian yang dapat semakin mencerahkan ummat dalam rangka membangun peradaban yang lebih baik. 

“Hal ini sejalan dengan testimonial sharing yang disampaikan para peserta baik dari dalam maupun luar negeri yang berharap kajian serupa dapat digelar pada kesempatan berikutnya,” tegas Wanti. (*)