Aparatur Wilayah Konsisten Semprot Disinfektan ke Pemukiman Warga

Aparatur Wilayah Konsisten Semprot Disinfektan ke Pemukiman Warga

INILAH, Bogor - Di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga ini, aparatur wilayah bersama tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bogor semakin intens melakukan penyemprotan disinfektan ke permukiman warga. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 diwilayah, karena di Kota Bogor sendiri ada beberapa kelurahan masuk kategori red zone atau zona merah karena banyak orang yang positif Covid-19 bahkan ada yang meninggal.

Diketahui penyemprotan disinfektan ini dibantu oleh tim gugus tugas Covid-19 yang terdiri dari Pemadam Kebakaran yang dipimpin Kabid Damkar Marse Hendra Saputra dan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor yang dipimpin oleh Kabid Persampahan Dimas Tiko PS. Penyemprotan dilakukan satu hari satu kelurahan, dan diutamakan zona merah agar penyemprotan desinfektan lebih efektif.

Lurah Panaragan Abdul Manan Tampubolon mengatakan, pihaknya melakukan penyemprotan diwilayah Panaragan pada Jum'at (15/5/2020) sore dibantu oleh tim gugus tugas, semua RW dilakukan penyemprotan secara massal karena kelurahan Panaragan masuk zona merah, selain itu berada dipusat Kota Bogor.

"Untuk jadwal dari gugus tugas Covid-19 Kota Bogor, jadi kami diwilayah tinggal mempersiapkan wilayah yang akan dilakukan penyemprotan. Semua wilayah dilakukan penyemprotan, karena banyak orang terjun," ungkap Manan kepada INILAH, Minggu (17/5/2020)

Manan melanjutkan, meski setiap satu bulan sekali mendapatkan jatah penyemprotan dari tim gugus tugas Covid-19 Kota Bogor, kelurahan Panaragan disetiap RWnya melakukan penyemprotan setiap dua minggu sekali.

"Warga telah memiliki alat sendiri dan tinggal menunggu ketersediaan disinfektan. Setiap wilayah saat ini tidak setiap hari. Yang penting konsisten rutin, karena di kami terdata tiga positif Covid-19, dengan kondisi satu meninggal, satu isolasi mandiri dirumah dan satu isolasi di Rumah Sakit (RS)," tambahnya.

Sementara itu, Lurah Pakuan Arif Hidayat mengatakan, pihaknya melakukan penyemprotan massal disinfektan diwilayah Pakuan bersama tim gugus tugas Covid-19, kelurahan Pakuan mendapatkan jadwal lebih cepat dikarenakan dua wilayah yang dijadwalkan akan disemprot pada Jum'at (15/5/2020), tengah dilakukan pembagian bantuan sosial (Bansos).

"Kami dapat jadwal lebih cepat, tapi tetap semua wilayah disisir untuk penyemprotan desinfektan. Penyemprotan dilakukan petugas dari kelurahan, petugas damkar dan dari DLH Kota Bogor. Mereka dibagi tugas agar penyemprotan selesai selama satu hari pada Jum'at (15/5/2020)," terangnya.

Arif mengaku, kelurahan Pakuan tidak termasuk zona merah, tetapi harus tetap dilakukan penyemprotan disinfektan sebagai langkah untuk pencegahan. Akan tetapi untuk diwilayahnya penyemprotan dilakukan satu minggu sekali disetiap wilayah.

"Kami lakukan melihat ketersediaan disinfektan, mudah-mudahan selalu ada desinfektan untuk masyarakat. Saya ucapkan terimakasih kepada tim gugus tugas Covid-19 Kota Bogor yang telah melakukan penyemprotan desinfektan secara massal. Saya harap pendemi Covid-19 ini segera berakhir," pungkasnya.(rizki mauludi)