Kabupaten Cirebon Masih Galau Soal Perpanjangan PSBB

Kabupaten Cirebon Masih Galau Soal Perpanjangan PSBB

INILAH, Cirebon - Keputusan dilanjut tidaknya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Cirebon hingga kini masih simpang siur. Putusan final terkait lanjut atau tidaknya PSBB masih menunggu hasil rapat Forkopimda Kabupaten Cirebon yang dijadwalkan Senin (18/5/2020) sore.

Kendati sempat tersiar kabar Kabupaten Cirebon tidak akan melanjutkan PSBB, namun Bupati Cirebon Imron Rosyadi menolak memberikan tanggapan. Menurutnya putusan final terkait diperpanjang atau tidaknya PSBB Kabupaten Cirebon masih menunggu keputusan rapat bersama, sore nanti. Hanya saja, pemberlakukan PSBB itu rencananya bakal dilakukan di desa-desa yang masuk kategori zona merah Covid-19. Artinya, PSBB diberlakukan secara parsial.

"Keputusannya nunggu rapat dengan Forkopimda selesai nanti. Tapi kita sih inginnya berlakukan PSBB secara parsial saja," kata Imron, Senin (18/5/2020).

Imron menerangkan, alasan rencana pemberlakuan PSBB secara parsial didasari kondisi di sejumlah Kecamatan.  Hal itu karena beberapa kecamatan yang masuk zona merah, saat ini kondisinya membaik. Artinya, banyak kecamatan dan desa-desa yang awalnya zona merah, namun sekarang masuk kategori zona hijau.

"Dari 400 desa lebih, ada 172-an desa yang dinyatakan zona hijau. Nah, nanti desa-desa yang  masih zona merah akan diberlakukan PSBB parsial. Peningkatan kesembuhan pasien positifnya juga sangat baik," jelas Imron.

Untuk penangan pasien covid-19 Imron, menyebit ada peningkatan. Terbukti, banyak pasien positif corona yang sembuh yang membuat kondisi penyebarannya sudah dapat ditangani. Tercatat, dari 8 pasien yang positif, 5 diantaranya dinyatakan sembuh, 2 meninggal dunia dan satu masih dalam penanganan. Meski demikian, secara global Kabupaten Cirebon masih dalam kategori zona merah.

"Saya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan.menjaga jarak, sering cuci tangan dan hindari kerumunan. Selagi protokol covid-19 dilakukan, insya allah kabupaten cirebon terlepas dari wabah corona," tukas Imron. (maman suharman)