Sepekan Jelan Idul Fitri, Satpol-PP Kota Bandung Segel 30 Toko Pakaian

Sepekan Jelan Idul Fitri, Satpol-PP Kota Bandung Segel 30 Toko Pakaian

INILAH, Bandung - Satuan polisi pamong praja (Satpol-PP) Kota Bandung telah menutup 30 toko pakaian yang nekat buka di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Penindakan itu dilakukan dalam sepekan terakhir.

Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bandung Mujahid Syuhada mengungkapkan, penutupan tersebut, mengacu pada Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 21 Tahun 2020 terkait PSBB, yang mengecualikan sejumlah pertokoan sembako namun tidak untuk toko pakaian.

"Sekitar 30-an toko baju dalam sepekan ke belakang," ujar Mujahid saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (18/5/2020).

Mujahid menyebutkan, pertokoan tersebut berlokaso di sejumlah jalan protokol Kota Bandung. Diantaranya, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Setiabudi, hingga Jalan Otista. Dia menegaskan tidak segan-segan untuk mengajukan pencabutan izin toko tersebut, bilamana masih nekat beroperasi.

"Kita bisa mengajukan pencabutan izin tapi keputusannya tetap sesuai dengan aturan, itu bisa sampai pencabutan izin tapi untuk sekarang belum ada yang kita lakukan," ungkap Mujahid.

Saat disinggung waktu penutupan hingga kapan. Mujahid menambahkan, hal itu mengacu pada keputusan pemerintah kota nantinya pasca PSBB Provinsi berakhir, pada tanggal 19 Mei mendatang.

"Kita tunggu perkembangan lebih lanjut untuk Kota Bandung seperti apa (pasca PSBB), yang jelas mengikuti aturan pemerintah akan seperti apa kalaupun nanti akan dibuka atau dioperasionalkan. Tetap protokol kesehatannya harus diutamakan," tandasnya. (Ridwan Abdul Malik)