Ini Bukti Haaland Lebih Hebat dari Messi dan CR7

Ini Bukti Haaland Lebih Hebat dari Messi dan CR7

INILAH, Dortmund - Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo boleh saja menyebut diri sebagai pemain terbaik dunia. Juga mesin gol yang tajam. Tapi, soal gol, keduanya kini bertekuk lutut di hadapan Erling Braut Haaland.

Erling Haaland, kini bersama Borussia Dortmund, tampil dengan kecepatan tinggi. Dia mempertontonkan tak sedikit pun punya rasa keraguan, apalagi ketakutan, jika sudah berada di depan gawang lawan.

Penyerang Norwegia itu, bahkan dengan mudah menyesuaikan diri setelah naik dari Liga Austria ke Bundesliga Jerman, yakni saat dia bergabung dengan Borussia Dortmund, Januari lalu. Transisinya berlangsung sempurna dan dia terus menunjukkan kemampuan mencetak gol.

Sejak bergabung dengan Borussia Dortmund, Haaland sudah mencetak 13 gol dari 13 penampilan di seluruh ajang pertandingan. Nilainya pun langsung meroket. Jika sebelumnya dia hanya dibanderol 5 juta euro, kini Dortmund takkan melepasnya di bawah angka 60 juta euro. Padahal, selisih waktunya hanya setahun.

Bahkan, tidak pula seorang Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo yang mampu melebihi penampilan mengesankan Haaland soal gol. Sejauh ini, saat dia tampil sebagai starter, Haaland sudah mencetak 41 gol. Gol-gol tersebut dia cetak saat usianya baru 19 tahun 9 bulan dan 23 hari.

Cristiano Ronaldo harus menunggu sampai musim 2007/08 bersama Manchester United untuk mencetak 42 gol di seluruh kompetisi. Itu terjadi saat usianya sudah 23 tahun, 3 bulan, 6 hari.

Lionel Messi sedikit lebih maju dari Ronaldo. Dia mencetak gol ke-41 bersama Barcelona pada musim 2009/10. Kala itu, usianya 22 tahun 10 bulan dan 6 hari.

Tentu, masih terlalu pagi membandingkan Haaland dengan dua pemain terbaik di dunia saat ini tersebut. Tapi, mengingat mereka mencetak 40 gol dalam usia relatif muda, maka peluang Haaland untuk bersinar tak diragukan lagi.

Bahkan, Kylian Mbappe, Neymar, atau Antoine Griezmann, tak pernah bisa mendekati rekor itu. Para penyerang elit lainnya bahkan butuh waktu lebih lama untuk mematahkan rekor 40 gol dalam semusim.

Robert Lewandowski baru bisa melakukannya pada usia 27 tahun, sebagaimana juga Pierre-Emerick Aubameyang. Edinson Cavani bahkan lebih tua dua tahun saat mencetak 40 gol.

Mohamed Salah dan Harry Kane lebih cepat dibanding mereka. Salah mewujudkannya di usia 25 tahun, sementara Kane di umur 24 tahun. Luis Suarez juga lebih muda, berusia 23 tahun pada musim 2009/10.

Haaland, bagaimanapun, cukup unik bisa melakukannya sebagai pemain remaja. Itulah yang membuat ekspektasi terhadapnya demikian tinggi.

"Saya belum sama (seperti sebelum istirahat Covid-19). Saya bahkan tak main selama tujuh minggu. Tapi saya berlatih keras dalam periode itu dan saya tak kaget bisa mencetak gol," katanya.