Huawei Bicara Soal Perpanjangan Blokir AS

Huawei Bicara Soal Perpanjangan Blokir AS
istimewa

INILAH, Shenzhen - Huawei Technologies membahas sikap AS terkait kebijakan baru yang memperpanjang blokir perdagangan terhadap perusahaan mereka.

"Mengenai kenapa AS terus menyerang Huawei, meski pun Huawei adalah kontributor aktif dalam industri TIK. Saya tidak tahu, saya rasa tidak ada alasan bagi AS untuk berlaku seperti itu," kata Gup Ping, Rotating Chairman Huawei Technologies.

Dia mengemukakan hal tersebut saat menjawab pertanyaan media mengenai kebijakan AS baru-baru ini.

Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump menandatangani perpanjangan larangan dagang atas Huawei hingga Mei 2021 atau selama setahun ke depan.

Perusahaan-perusahaan telekomunikasi AS pun kembali tidak boleh menggunakan perlengkapan jaringan tertentu yang dibuat oleh Huawei.

Pemerintah AS mengklaim bahwa perlengkapan telekomunikasi buatan Huawei mengandung risiko bagi keamanan nasional karena bisa dipakai untuk memata-matai oleh Pemerintah China, meski Huawei telah berkali-kali menepis tudingan ini.

Sebagai bagian dari tindakan balasan terhadap langkah AS tersebut, Pemerintah China akan mengambil langkah balasan, yaitu menempatkan perusahaan-perusahaan AS ke dalam 'daftar entitas yang tidak bisa diandalkan'.

Langkah-langkah itu termasuk melakukan penyelidikan dan memaksa pembatasan pada perusahaan teknologi asal AS, seperti Apple, Cisco Systems, Qualcomm, serta menangguhkan pembelian pesawat dari Boeing. (inilah.com)