Dua Tokoh Jabar, Deddy Mizwar - Haris Yuliana masuk Pengurus Partai Gelora

Dua Tokoh Jabar, Deddy Mizwar - Haris Yuliana masuk Pengurus Partai Gelora

INILAH, Jakarta, -  Partai Gelombang Raykat (Gelora) Indonesia mendapat surat keputusan (SK) Menteri Hukum dan HAM. Dua  tokoh penting Jabar masuk dalam  kepengurusan partai yang dipimpin Anies Matta.

Sah, lewat SK Menkumham bernomor M.HH-11.AH.11.01 tahun 2020 partai Gelora menjadi salah satu partai politik di Indonesia. Sederet nama politisi nasional menghiasi dipengurusan partai. Tak Cuma Anies Matta, beberapa mantan kader penting di PKS tercatat masuk kepengurusan. Diantaranya, Fahri Hamzah, Mahfudz Siddik, Ahmad Riyaldi, Triwisaksana, dan sejumlah nama lainnya.

Tak hanya tokoh nasional, dua tokoh penting di Jabar juga tercatat masuk dalam kepengurusan Partai Gelora. Mereka adalah  mantan Wakil Gubernur jabar Periode 2013-2018 Deddy Mizwar dan mantan wakil ketua DPRD Jabar periode 2014-2019 Haris Yuliana.

Lumayan mengejutkan, Deddy Mizwar diketahui  sebelumnya tercatat sebagai kader partai Demokrat. Di Partai Gelora, Deddy Mizwar tercatat sebagai Ketua DPP Bidang Seni dan Budaya. Sementara Haris Yuliana sebelumnya merupakan kader PKS  Jabar, di Partai Gelora Haris tercatat sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Nasional (MPN), belakangan dia juga diketahui menduduki jabatan Ketua DPD Partai Gelora Jabar.

Sebelumnya, Haris Yuliana mengungkapkan, Partai Gelora merupakan entitas baru. Yang menjadi penyemangat lahirnya partai ini berawal dari kegelisahan di beberapa daerah yang bertekad ingin mewujudkan Indonesia sebagai negara besar.

“Kita memiliki potensi seperti ekonomi, militer, tapi tidak mendongkrak Indonesia menjadi negara besar. Dengan semangat membesarkan bangsa menjadi negara besar, semangat itu yang menjadikan kita membentuk partai. Karenanya, partai ini memiliki tagline arah baru Indonesia,”tuturnya.