Kuartal I 2020, Pendapatan Xiaomi Capai Rp102,9 Triliun

Kuartal I 2020, Pendapatan Xiaomi Capai Rp102,9 Triliun
net

INILAH, Bandung - Xiaomi Corporation (Xiaomi) mengumumkan pertumbuhan yang solid di seluruh segmen bisnisnya pada kuartal I 2020. Pendapatan selama tiga bulan awal tahun itu mencapai Rp102,9 triliun. Capaian itu terbilang tumbuh 13,6% (yoy).

Dari total tersebut, laba bersih yang sudah disesuaikan sesuai ketentuan Non-IFRS mencapai Rp4,7 triliun atau naik 10,6% (yoy). Sedangkan, pengeluaran untuk riset dan pengembangan mencapai Rp3,9 triliun atau naik 13,4% (yoy).

“Meski industri menghadapi tantangan yang serius, Xiaomi masih bisa tumbuh di seluruh segmen terlepas pelemahan pasar, yang bisa menggambarkan model bisnis Xiaomi yang fleksibel, ulet, dan kompetitif. Dalam kuartal pertama tahun 2020, kami berhasil menerbitkan obligasi dolar AS pertama yang 7,5 kali kelebihan permintaan; kami juga masuk kembali dalam Daftar Forbes’ Global 2000 tahun ini, yang menjadi pengakuan pasar modal internasional terhadap Xiaomi,” kata Pendiri dan CEO Xiaomi Lei Jun dalam rilis yang diterima, Kamis (21/5/2020).
 
Lei Jun melanjutkan, sebuah krisis bisa menjadi ujian sesungguhnya dalam menguji prinsip, model bisnis, dan potensi pertumbuhan sebuah perusahaan. Seiring dampak pandemi yang semakin mereda, kami akan terus berfokus pada strategi ‘5G + AIoT’ dan memperkuat investasi kami dengan tujuan memungkinkan semua orang di dunia menikmati kehidupan yang lebih baik melalui teknologi inovatif.

Pada kuartal I 2020, pendapatan Xiaomi dari segmen ponsel pintar mencapai Rp62,7 triliun dan pengapalan ponsel mencapai 29,2 juta unit. Menurut Canalys, dalam periode yang sama Xiaomi menempati peringkat keempat global dalam hal pengapalan ponsel pintar dan pangsa pasarnya tumbuh menjadi 11,1%, menjadikan Xiaomi satu diantara dua dari lima besar perusahaan ponsel pintar global yang mempertahankan pertumbuhan tahunan terkait pengapalan. (*)