Bogor Dipadati Kendaraan, Suryakencana Sempat Ditutup

Bogor Dipadati Kendaraan, Suryakencana Sempat Ditutup
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Volume kendaraan yang masuk Kota Bogor khususnya ke Jalan Suryakencana naik signifikan pada Kamis (21/5/2020). Padahal meski hari libur nasional di Kota Bogor masih diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap ketiga.

Pantauan lapangan, Jalan Suryakencana sempat dilakukan penutupan beberapa saat dikarenakan jumla kendaraan yang masuk sangat padat. Hal tersebut berimbas kepada Jala Otto Iskandar Dinata (Otista) dengan antrean kendaraan hingga ke Tugu Kujang.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Bogor Dody Wahyudin mencatat, ada sembilan titik kepadatan yang terpantau dari kamera CCTV Area traffic control system.

"Iya memang dari pantauan Area traffic control system ada sembilan titik yang mengalami peningkatan volume kendaraan," ungkapnya, Kamis (21/5/2020) sore.

Dody melanjutkan, kepadatan tersebut sudah terjadi sejak pukul 14.15 WIB. Peningkatan volume kendaraan sehingga menimbulkan kepadatan terjadi di Simpang Jalan Kedung Halang, Simpang Plaza Jambu Dua, Simpang Jalan Sawo Jajar, Jalan Pegadilan dan Jalan Otista arah Jalan Suryakancana.

"Dari pengamatan dilapangan maupun dari CCRV peningkatan volume kendaraan terjadi karena adanya pergerakan kendaraan dari batas kota menuju pusat Kota Bogor," tambahnya.

Dody menegaskan, untuk antisipasi kemacetan panjang dan penumpukan kendaraan Dishub Kota Bogor terus melakukan pemantauan dari CCTV dan penempatak petugas dilokasi dan mobile.

"Iya jadi ketika ada penumpukan kendaraan petugas bisa langsung melakukan pengaturan arus lalin, atau seperti Jalan Suryakancana kami lakukan rekayasa lalu lintas secara situasional," tegasnya. (Rizki Mauludi)