Sebanyak 1,18 juta Debitur di Jabar Terdampak Covid-19

Sebanyak 1,18 juta Debitur di Jabar Terdampak Covid-19

INILAH, Bandung - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 2 Jabar menyatakan, sebanyak 1,18 juta debitur di wilayah Jabar terdampak pandemi Covid-19. Dari total tersebut, nominal outstanding pokok pinjaman sebesar Rp61,5 triliun.

"Dari jumlah tersebut, telah disetujui restrukturisasinya sebanyak 665 ribu debitur dengan nominal outstanding pokok pinjaman sebesar Rp29,52 triliun atau sekitar 48 persen dari nominal outstanding debitur yang terdampak. Sedangkan sisanya masih dalam proses asesmen atau evaluasi oleh perbankan atau lembaga pembiayaan," kata Kepala OJK KR 2 Jabar Triana, belum lama ini.

Triana mengatakan, OJK akan terus memantau dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian global dan domestik serta mengantisipasi melalui berbagai kebijakan yang diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan menjaga perekonomian nasional.

Selain itu, pihaknya pun terus mencermati kinerja dan kondisi sektor jasa keuangan Jabar di tengah pandemi Covid-19 yang tercatat masih dalam kondisi terjaga.

Hal ini ditunjukkan dengan intermediasi sektor jasa keuangan yang membukukan kinerja positif dan profil risiko industri jasa keuangan yang tetap terkendali.

Menurutnya, data perekonomian menunjukkan pandemi Covid-19 telah menyebabkan tekanan yang signifikan terhadap perekonomian global. (Antara)